spot_img

Komisi I Bahas Tuntutan Pemilik Tanah di Jalan Ring Road 2

BERANDA.CO – Tuntutan pemilik tanah di Jalan Ring Road 2, Kecamatan Sungai Kunjang, menjadi pembahasan serius di Komisi I Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur. Pasalnya hingga kini, ganti rugi tanah yang digunakan untuk akses jalan umum itu belum juga mendapatkan titik terang. Makanya masyarakat setempat memilih untuk menutup jalan tersebut.

“Pada kesempatan ini kami mengundang masyarakat Sungai Kunjang sebagai pemilik lahan yang digunakan untuk Jalan Ring Road 2, karena hingga saat ini belum jelas pembayaran ganti rugi,” kata Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu.

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengemukakan, hal menarik adalah tidak ada sengketa tapi justru di bawa ke pengadilan. Sebab lumrahnya kalau ada sengketa baru di selesaikan ke pengadilan.

BACA JUGA  Kekurangan Guru Bimbingan Konseling di Kaltim, Rusman Ya’qub Usulkan Pendirian Klinik Konseling

Melihat insiden itu, banyak hal yang harus diklarifikasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Terutama menyangkut apa yang diceritakan oleh masyarakat. “Mereka sudah disuruh buka rekening, namun tak kunjung ada pencairan,” ucapnya. “Kan itu jadi pertanyaan, seharusnya kalau orang sudah disuruh buka rekening artinya lahan tersebut sudah clear atau sudah selesai,” timpal Baharuddin Demmu.

Dia pihak Pemprov Kaltim tidak serius menangani soal ganti rugi tanah masyarakat tersebut. “Karena kalau serius ini pasti diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, akibat aksi menutup Jalan Ring Road 2, masyarakat umum tidak bisa melintasi jalan tersebut. Bahkan Baharuddin Demmu mengaku merasakan dampaknya terhambat untuk melakukan aktivitas terjadi kemacetan.

BACA JUGA  Legislator PDI Perjuangan Kaltim Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum demi Masyarakat

“Tapi kami memaklumi karena haknya mereka. Jadi saya beberapa kali menangani kasus seperti ini. Tapi yang membuat saya curiga adalah pada saat orang buka rekening tapi tak dibayar, itu ada apa? Ini yang bisa menjawab hanya Pemprov Kaltim,” tutupnya. (adv)

Facebook Comments Box
spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog