spot_img

Lebih Selektif, Pemiliihan Pemuda Pelopor Tahun Ini

BERANDA.CO, Samarinda – Pemilihan Pemuda Pelopor tahun ini di Kalimantan Timur menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah inovasi dalam proses seleksi. Rasman, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, menjelaskan bahwa pemilihan Pemuda Pelopor kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan salah satu perubahan terbesar adalah adanya persentasi akhir untuk dua proposal terbaik di setiap bidang.

Dalam pemilihan ini, terdapat 16 peserta yang bersaing di berbagai bidang, termasuk Sumber Daya Alam, Lingkungan, Parawisata, Agama, Sosial, Budaya, Pendidikan, Pangan, dan Inovasi Teknologi.

“Bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Parawisata diikuti oleh 5 orang, Bidang Agama, Sosial, dan Budaya diikuti oleh 4 orang, Bidang Pendidikan oleh 3 orang, Bidang Pangan oleh 3 orang, dan Bidang Inovasi Teknologi oleh 2 orang,” sebut Rasman.

BACA JUGA  Pemberdayaan Pemuda di Kaltim, Langkah Strategis Dispora untuk Masa Depan

Tim juri yang bertugas menilai para peserta terdiri dari berbagai kalangan, termasuk Hardiana Muriyani, seorang pemerhati kepemudaan yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Sahabat Miskyat Machnum Uzni, Suwardi Sagama seorang akademisi, dan Rusmulyadi, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Dispora Kaltim.

Proses seleksi Pemuda Pelopor dimulai dengan tahap seleksi administrasi dan persentasi kepeloporan yang dilakukan secara daring oleh para peserta. Setelah itu, para peserta diberikan kesempatan untuk menjelaskan dan mendalami lebih lanjut proposal mereka di hadapan tim juri. Rasman memimpin tim dalam tahap seleksi administrasi, yang melibatkan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

BACA JUGA  Kejuaraan Nasional Taekwondo Jadi Ajang Pembentukan Mental Juara bagi Atlet Kaltim

Tahap seleksi administrasi ini juga melibatkan penelusuran jejak digital peserta oleh Dispora Kaltim, sebagai upaya untuk memastikan keaslian informasi yang disampaikan. Selanjutnya, peserta yang lolos dari tahap ini akan mengikuti tahap fact finding atau peninjauan lapangan, yang akan mengukur lebih jeta mengenai kegiatan dan pengaruh positif yang telah dilakukan oleh calon-calon Pemuda Pelopor. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog