spot_img

Yenni Eviliana: Aspirasi Reses DPRD Kaltim Didominasi Infrastruktur dan Layanan Dasar

Banner-DPRD-Kaltim-2025

BERANDA.CO, Samarinda — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menyampaikan bahwa hasil reses anggota dewan sepanjang tahun ini menunjukkan pola aspirasi masyarakat yang cenderung seragam. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Senin (1/12/2025).

Menurut Yenni, aspirasi yang dihimpun dalam tiga kali masa sidang reses selama satu tahun lebih banyak berputar pada kebutuhan layanan dasar dan pembangunan infrastruktur. “Setahun tiga kali kita masa sidang untuk reses, sebenarnya kurang lebih semua rata-rata sama aja,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa permintaan masyarakat umumnya terkait kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan perbaikan fasilitas publik. “Instruktur, pendidikan, kesehatan, jalanan baik, jembatan, rata-rata itu memang isinya dan rata-rata hampir semua fraksi kurang lebih sama,” kata Yenni.

BACA JUGA  Ketua Komisi III DPRD Kaltim Walk Out, Rapat Pokir Dinilai Bertele-tele

Yenni menegaskan bahwa fokus utama masyarakat tetap berkisar pada sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi. “Intinya kesehatan untuk masyarakat, pendidikan, infrastruktur, jalan, jembatan, dan bagaimana targetnya ekonomi meningkat,” tuturnya.

Ia memastikan seluruh anggota DPRD Kaltim telah menuntaskan agenda reses sesuai jadwal tanpa kendala. “Alhamdulillah sudah 55 anggota sudah selesai semuanya, tidak ada yang tertunda,” ungkapnya.

Menanggapi perubahan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), Yenni menyebut bahwa penyesuaian tersebut tidak secara langsung berdampak pada kinerja DPRD, tetapi memengaruhi ruang fiskal yang berhubungan dengan pembangunan publik. “Sebenarnya kalau untuk TKD sendiri tidak berpengaruh… berpengaruhnya sebenarnya ke masyarakat,” jelas Politisi Partai PKB Kaltim.

BACA JUGA  Menggali Aspirasi Masyarakat, Ananda Emira Moeis: Tanggung Jawab Anggota Dewan dalam Membangun Kaltim

Yenni tak menampik bahwa pengurangan anggaran hampir Rp6 triliun memberikan dampak besar terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah. Meski demikian, ia tetap optimistis pemerintah daerah mampu merumuskan langkah terbaik. “Dengan kebijakan pemerintahan yang baru… saya yakin akan ada solusi yang baik untuk masyarakat,” pungkasnya. (adv/red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog