spot_img

Transformasi UMKM, Dinilai Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur

BERANDA.CO, Samarinda – Harapannya disematkan anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Rusman Ya’qub terhadap perayaan UMKM agar menjadi katalisator inovasi bagi para pelaku UMKM di Kaltim. Ia pun mendorong dan mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menjadikan UMKM di Kaltim sebagai tonggak utama dan fondasi pengembangan ekonomi kreatif.

“Transformasi UMKM di masa depan harus memperhatikan beberapa aspek penting, seperti sertifikasi produk, manajemen pemasaran, dan transportasi,” kata Rusman dalam sebuah pernyataan di Samarinda.

Salah satu upaya penting, Rusman menyoroti sertifikasi produk sebagai langkah kunci agar UMKM dapat bersaing di pasar nasional dan internasional. Sertifikasi produk memberikan kepercayaan kepada konsumen dan membuka pintu untuk ekspansi bisnis di tingkat yang lebih luas.

BACA JUGA  Komisi III Ingatkan Tak Saling Lempar Kewenangan Soal Mahulu

Selain itu, dia menegaskan bahwa upaya untuk mendorong transformasi UMKM juga harus berfokus pada manajemen pemasaran yang efektif. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan promosi produk dapat dicapai dengan cara yang efisien dan efektif, memungkinkan pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Perhatian juga harus diberikan pada aspek transportasi, sehingga UMKM dapat mengirimkan produk mereka dengan cepat dan biaya yang terjangkau,” tambahnya.

Rusman mengapresiasi upaya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kaltim yang telah melaksanakan berbagai program pembinaan dan bantuan bagi pelaku UMKM.

Legilator asal Partai PPP ini juga mendesak para pelaku UMKM di Kaltim untuk terus meningkatkan upaya mereka, bekerja keras, dan menggali kreativitas mereka, dengan harapan bahwa upaya ini akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan mereka dan memajukan perekonomian daerah.

BACA JUGA  Wakil Ketua Nyatakan Alokasi Sektor Pertanian Minim

“Saya berharap pelaku UMKM Kaltim dapat mengambil peluang dari penyelenggaraan hajatan nasional seperti Pra-kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 dan Prakualifikasi Popnas 2025,” ungkap Rusman. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog