BERANDA.CO — M. Kiandra Ramadhipa belum mau melepas mimpinya merebut gelar juara Moto3 Junior World Championship 2026. Memasuki tiga putaran terakhir musim ini, pebalap muda Indonesia tersebut kembali bersiap melaju di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (6/9).
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu kini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 64 poin.
Jaraknya dengan pemuncak klasemen memang masih 30 poin. Namun, dengan tiga putaran terakhir yang masih menyisakan peluang meraih banyak angka, persaingan gelar belum berakhir bagi pebalap bernomor #32 tersebut.
Energi Terisi, Siap Hadapi Tiga Putaran Terakhir
Ramadhipa kembali ke lintasan setelah memanfaatkan jeda musim panas dengan cara yang cukup seimbang.
Di satu sisi, pebalap asal Sleman, Yogyakarta, itu tetap menjalani latihan untuk menjaga kondisi fisik dan performanya. Di sisi lain, ia juga menyempatkan waktu bersama keluarga di Indonesia.
Kini, seluruh energinya kembali diarahkan untuk menghadapi fase penentuan musim 2026.
“Saya banyak berlatih selama libur musim panas, tetapi juga sempat menikmati beberapa hari bersama keluarga. Bagi saya, penting untuk menyeimbangkan latihan dan istirahat. Sekarang energi saya sudah terisi penuh dan siap menghadapi sisa musim,” ujar Ramadhipa.
Modalnya pun bukan sekadar kepercayaan diri.
Sepanjang musim ini, Ramadhipa sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing di level atas. Salah satu hasil terbaiknya datang melalui kemenangan di Portugal.
Ia juga mencatat pencapaian istimewa setelah mampu meraih kemenangan di European Talent Cup (ETC) dan Moto3 Junior World Championship dalam rentang waktu kurang dari satu tahun sejak memulai persaingan di Eropa.
30 Poin Bukan Jarak yang Aman
Dengan satu kemenangan dan satu kali finis ketiga, Ramadhipa kini mengantongi 64 poin.
Posisi kelima memang membuat jalannya menuju gelar tidak mudah. Tetapi justru di sinilah tiga putaran terakhir menjadi sangat penting.
Ramadhipa sudah menjalani sesi tes dan mengantongi sejumlah data yang diharapkan dapat membantu tim mempersiapkan motor dan strategi menghadapi balapan berikutnya.
“Saya telah menjalani tes dan kami mendapatkan data penting untuk balapan berikutnya. Sekarang kami harus menunjukkan bahwa kami masih berada dalam persaingan, mampu kembali ke barisan depan, dan membuktikan bahwa musim ini belum berakhir,” ucap pebalap berusia 16 tahun ini.
Pesan tersebut memperlihatkan satu hal: Ramadhipa datang ke Valencia bukan untuk sekadar menyelesaikan musim.
Ia masih mengejar posisi terbaik.
Tak Gentar Hadapi Valencia
Circuit Ricardo Tormo menjadi tantangan berikutnya. Lintasan Valencia dikenal sebagai salah satu arena penting dalam kalender balap junior Eropa, sekaligus menjadi kandang bagi banyak pebalap yang sudah memahami karakter sirkuit tersebut.
Namun, Ramadhipa memiliki modal pengalaman dari balapan musim lalu.
Pengalaman itu akan menjadi bekal untuk membaca karakter lintasan sekaligus menghadapi para pebalap tuan rumah yang memiliki keuntungan karena lebih familiar dengan sirkuit.
Perjuangan Ramadhipa dimulai melalui sesi latihan pada Jumat (4/9) dan Sabtu (5/9), sebelum memasuki sesi kualifikasi.
Kemudian pada Minggu (6/9), dua balapan akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Ramadhipa untuk memangkas jarak di klasemen. Masing-masing race akan berlangsung selama 16 lap.
Race pertama dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB, sementara race kedua digelar pukul 19.00 WIB. Keduanya dapat disaksikan melalui kanal YouTube FIM Motojunior.
Tiga putaran terakhir kini menjadi panggung pembuktian bagi pebalap 16 tahun tersebut.
64 poin sudah dikantongi. Selisih 30 poin masih terbentang. Tetapi selama bendera finis belum berkibar di akhir musim, peluang Ramadhipa untuk mengejar gelar masih terbuka.


