spot_img

Mal Lembuswana Samarinda Masuk Era Baru, Pemprov Kaltim Siapkan Revitalisasi

BERANDA.CO – Mal Lembuswana Samarinda memasuki babak baru setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengambil alih pengelolaannya dari pihak swasta yang telah menangani pusat perbelanjaan tersebut selama tiga dekade.

Pengelolaan selanjutnya dipercayakan kepada Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS). Pemprov Kaltim menyiapkan revitalisasi untuk mengembalikan fungsi Mal Lembuswana sebagai pusat perdagangan sekaligus ruang aktivitas masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan keberadaan Mal Lembuswana memiliki nilai sejarah bagi perkembangan pusat perdagangan modern di Samarinda. Pusat perbelanjaan tersebut berdiri sejak 1996 dan menjadi salah satu saksi perkembangan swalayan modern di Kota Tepian.

“Kita tidak ingin sejarah Mal Lembuswana menjadi redup karena transisi pengelolaan. Justru ini menjadi awal untuk menghidupkan kembali perannya sebagai pusat perdagangan, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi Kalimantan Timur,” kata Sri.

Transisi pengelolaan tidak serta-merta membuat sejumlah penyewa meninggalkan Mal Lembuswana. Pemprov Kaltim menyebut sejumlah tenant besar telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama.

Beberapa di antaranya yakni Matahari Department Store, Foodmart, Gramedia, Sports Station, KFC, BreadLife, Guardian, Samsung, Bank Kaltimtara, BRI dan Panin Bank.

BACA JUGA  JKN Dipersoalkan! 49 Ribu Warga Samarinda Terancam, Pemprov Beri Klarifikasi

Selain itu, sejumlah merek nasional juga masih dijajaki untuk bergabung dalam pengembangan Mal Lembuswana. Nama-nama yang masuk dalam tahap penjajakan antara lain CGV Cinema, AZKO, Informa, Mr. DIY, Solaria, J.CO, Pizza Hut Group, Kopi Kenangan hingga Fore Coffee.

Menurut Sri, keberadaan tenant tersebut menunjukkan Mal Lembuswana masih memiliki potensi meski sebelumnya mengalami penurunan popularitas akibat persaingan pusat perbelanjaan dan perkembangan fasilitas baru.

“Di usia ke-30 tahun, Mal Lembuswana ternyata masih memiliki daya tarik. Ini menjadi modal besar untuk menghadirkan ‘new era’ sehingga kembali menjadi pusat aktivitas dan destinasi favorit masyarakat,” katanya.

Mal Lembuswana berdiri di atas lahan milik Pemprov Kaltim dan mulai hadir di Samarinda pada periode 1996–1998. Pusat perbelanjaan ini tercatat sebagai mal tertua kedua di daerah tersebut.

Pengelolaannya selama ini menggunakan skema Build-Operate-Transfer (BOT), yakni kerja sama antara pemilik lahan dan pihak swasta untuk membangun serta mengoperasikan bangunan komersial dalam periode tertentu.

Dalam perjalanan berikutnya, popularitas Mal Lembuswana mulai menghadapi tekanan pada era 2010-an. Persaingan dengan pusat perbelanjaan lain serta fasilitas yang dinilai tertinggal membuat aktivitas di dalam mal berangsur menurun.

BACA JUGA  30 Aparatur Desa Anggana Ikuti Pelatihan Public Speaking Bersama Selamat Said Sanib

Kondisi tersebut semakin terlihat hingga awal 2026 ketika aktivitas operasional Mal Lembuswana berada dalam kondisi sepi.

Setelah kontrak Hak Guna Bangunan (HGB) PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS) berakhir pada 26 Juli 2026, aset tersebut kemudian kembali kepada Pemprov Kaltim.

Serah terima pengelolaan selanjutnya dilakukan kepada BUMD PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS). Manajemen baru mulai menjalankan pengelolaan per 7 Agustus 2026.

Direktur Utama PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS), Edward Sinanta Marwin, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim atas kerja sama yang telah berlangsung selama sekitar 30 tahun.

Menurutnya, perjalanan Mal Lembuswana tidak terlepas dari aktivitas ekonomi masyarakat Samarinda. Selain menjadi lokasi berbelanja dan rekreasi keluarga, keberadaan mal juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kami menyerahkan kembali aset ini kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan harapan dapat terus dikembangkan sehingga kembali menjadi pusat perbelanjaan yang ramai dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

(red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog