BERANDA.CO – Burdah Keliling 2026 kembali digelar warga RW 02, RT 04 dan RT 05 Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru, Selasa malam ini, 11 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung setelah salat Isya tersebut menjadi bagian dari cara masyarakat mengisi malam Arba’ Mustamir melalui doa, zikir, shalawat dan pembacaan Burdah.
Rangkaian kegiatan ini bukan sekadar aktivitas berjalan bersama menyusuri lingkungan. Warga berkumpul untuk mengikuti lantunan Burdah sekaligus memperbanyak doa sebagai ikhtiar memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT.
Ketua Panitia Burdah Keliling Malam Arba’ Mustamir, M. Maulana, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas keinginan masyarakat untuk mempertahankan tradisi keagamaan di lingkungan mereka.
“Keinginan kami adalah menghidupkan kembali tradisi keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dengan memperbanyak doa, zikir, dan membaca Burdah sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan serta keselamatan kepada Allah SWT,” ujar Maulana saat dihubungi.
Dalam pemaknaan yang berkembang di sebagian masyarakat, Arba’ Mustamir merupakan Rabu terakhir pada bulan Safar. Momentum tersebut kerap diisi dengan memperbanyak doa dan memohon perlindungan dari berbagai bala, musibah maupun marabahaya.
Atas dasar itu, warga Loktabat Utara menjadikan Burdah Keliling sebagai salah satu bentuk kegiatan keagamaan pada momentum tersebut. Sepanjang rute yang dilalui, peserta melantunkan Burdah, shalawat, zikir dan doa.
“Arba’ Mustamir kami maknai sebagai momentum untuk meningkatkan doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sekaligus memohon perlindungan dari berbagai bala, musibah, dan marabahaya,” kata Maulana.
Tak Hanya Berdoa, Warga Pererat Silaturahmi
Di balik rangkaian ibadah tersebut, Burdah Keliling juga menjadi ruang pertemuan bagi warga. Masyarakat dari lingkungan sekitar berkumpul dan mengikuti kegiatan secara bersama-sama.
Panitia melihat kebersamaan tersebut sebagai bagian penting dari pelaksanaan tradisi. Dengan bergerak bersama, warga tidak hanya menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjaga hubungan sosial di tengah kesibukan masing-masing.
“Kegiatan keliling ini juga menjadi simbol kebersamaan dan ikhtiar masyarakat untuk memohon keberkahan serta keselamatan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat secara keseluruhan,” tuturnya.
Burdah Keliling tahun ini merupakan pelaksanaan kedua. Kegiatan yang sama sebelumnya telah digelar pada 2025 dan kembali dilaksanakan pada 2026.
Pelaksanaan tahun ini melibatkan warga RW 02, terutama RT 04 dan RT 05, serta Tim Pengaman Batra Loktabat Utara. Unsur masyarakat dan pengamanan lingkungan turut dilibatkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Rombongan dijadwalkan berangkat sekitar pukul 20.00 Wita atau selepas salat Isya dari halaman Langgar Darul Bina di Jalan Guntung Jingah.
Dari titik tersebut, peserta bergerak melewati Jalan Intan Raya, kemudian menuju Gang Abadi Bina Murni dan kembali melalui Jalan Guntung Jingah.
Meski rute yang ditempuh berada di sekitar lingkungan warga, kegiatan tersebut membawa pesan yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Doa menjadi bagian utama, sementara kebersamaan dan silaturahmi menjadi nilai sosial yang turut dijaga.
“Harapan kami masyarakat bisa mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan penuh keikhlasan, semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama memohon keselamatan, keberkahan, dan perlindungan dari berbagai musibah,” ujar Ketua Bidang Keagamaan RT 005 ini.
Tradisi Berlanjut, Agenda Warga Sudah Disiapkan
Panitia berharap kegiatan Burdah Keliling tidak hanya berlangsung sebagai agenda tahunan. Keberlangsungannya juga diharapkan menjadi salah satu cara mempertahankan tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama dan generasi terdahulu.
Selain menjadi ruang untuk memperbanyak doa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk kembali memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga hubungan antarmasyarakat.
Kebersamaan warga Loktabat Utara juga akan berlanjut setelah kegiatan Burdah Keliling. Khusus di RT 05, masyarakat dijadwalkan mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Setelah itu, agenda keagamaan kembali disiapkan. Maulana menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kegiatan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada September.
“Agenda berikutnya kegiatan peringatan maulid nabi yang dilaksanakan pada 5 September 2026,” tandas Maulana.


