BERANDA.CO, Samarinda – Mengenalkan keselamatan berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Justru, pemahaman itu akan lebih kuat ketika ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Semangat itulah yang mewarnai peringatan Hari Anak Nasional yang digelar Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersama Polresta Samarinda melalui kegiatan Helmet Campaign & Education, sebuah program edukasi yang dirancang untuk membangun kesadaran keselamatan berkendara sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di Main Dealer Astra Motor Kalimantan Timur 2 pada Kamis (23/7) itu diikuti oleh 45 peserta Polisi Cilik Polresta Samarinda. Mereka tidak hanya diajak mengenal aturan dasar berlalu lintas, tetapi juga memahami pentingnya menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Suasana belajar dikemas jauh dari kesan formal. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenali fungsi perlengkapan keselamatan, memahami perilaku yang aman di jalan, hingga pentingnya disiplin berlalu lintas melalui materi yang disampaikan secara komunikatif.
Edukasi tersebut diberikan langsung oleh Kasubnit Kamsel Satlantas Polresta Samarinda, Aiptu Iwan Budianto, bersama Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2, Derexius Julio Korompis. Keduanya mengajak peserta memahami bahwa budaya keselamatan tidak hanya berlaku bagi pengendara, tetapi juga seluruh pengguna jalan.
Region Head Astra Motor Kalimantan Timur 2, Wendy Tenario, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan melalui sinergi bersama kepolisian.
“Hadirnya kegiatan Helmet Campign & Education ini tentu menjadi wujud Sinergitas bersama antara Main Dealer bersama Polresta Kota Samarinda dalam membangun budaya generasi cari aman terlebih bagi para pelajar usia dini,” ungkap Wendy.
Menurut Wendy, pembentukan karakter yang peduli terhadap keselamatan harus dimulai sejak anak-anak agar dapat menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
“Kami berharap, gelaran ini tidak hanya membangun karakter anak sejak dini melainkan sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas,” tandasnya.
Selain mengikuti sesi edukasi, para peserta juga diajak mengekspresikan kreativitas melalui lomba mewarnai yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Aktivitas tersebut menjadi selingan yang membuat suasana belajar semakin menyenangkan sekaligus mendorong anak-anak lebih aktif berpartisipasi.
Kemeriahan acara kemudian ditutup dengan penampilan baris-berbaris dari para anggota Polisi Cilik Polresta Samarinda. Aksi disiplin dan kekompakan mereka menjadi simbol semangat generasi muda yang mulai memahami pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Melalui kolaborasi ini, Astra Motor Kalimantan Timur 2 dan Polresta Samarinda berharap edukasi keselamatan tidak berhenti di ruang pelatihan. Nilai-nilai yang diterima para Polisi Cilik diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar, sehingga budaya #Cari_aman semakin tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (red)


