BERANDA.CO, Samarinda – Dukungan agar Akhmed Reza Fachlevi maju sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur semakin menguat. Legislator muda ini mengaku bersyukur atas aspirasi yang datang dari berbagai kalangan pemuda di Bumi Etam.
“Yang pertama, saya mengucapkan terima kasih atas usulan dan dukungan dari teman-teman pemuda yang mengaspirasikan agar saya maju sebagai Ketua KNPI Provinsi Kaltim,” ujar Reza, yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim.
Menurutnya, KNPI adalah wadah penting untuk mengonsolidasikan kekuatan pemuda. Sebagai tokoh muda yang dipercaya menjadi wakil rakyat, Reza ingin organisasi ini kembali solid agar bisa menjadi penggerak pembangunan daerah.
“KNPI ini memang tempat organisasi bagi teman-teman pemuda. Saya berharap kita semua bisa mewujudkan kebersamaan dan penyatuan demi soliditas pemuda di Kaltim,” tambahnya.
Minta Dispora Jadi Pengayom dan Penggerak
Selain menekankan pentingnya persatuan, Reza juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berperan aktif dalam proses rekonsiliasi. Ia menilai, peran Dispora sebagai pembina sangat krusial untuk mempertemukan semua pihak.
“Saya berharap Dispora bisa mengayomi kami, mengomandoi kami sebagai orang tua dan pembina agar mengumpulkan semua pihak dalam rangka rekonsiliasi atau penyatuan pemuda di Kaltim,” jelasnya.
KNPI Terbelah Lima Versi, Reza Ajak Musda Bersama
Kondisi KNPI yang terpecah menjadi beberapa versi baik di tingkat pusat maupun daerah menjadi perhatian serius Reza. Ia mengungkapkan, di Kaltim sendiri ada lima kepengurusan KNPI yang berjalan masing-masing.
“Saya menghormati semua versi KNPI, baik pusat maupun Kaltim. Namun, kita sudah terlalu lama terpecah. Karena itu, saya mengajak semua pihak duduk bersama untuk melaksanakan Musda bersama demi penyatuan KNPI,” tegas legislator asal Kutai Kartanegara tersebut.
Reza berharap, gerakan penyatuan ini segera diambil alih oleh Dispora agar pemuda bisa kembali fokus pada peran strategisnya dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya di Kaltim.
“Kita ingin pemuda lebih solid, mampu memberi dampak positif bagi pembangunan. Harus ada satu komitmen bersama demi masa depan Kaltim,” pungkasnya. (red)


