spot_img

Dinkes Kaltim Dorong Program Intervensi untuk Menangani Stunting

BERANDA.CO, Samarinda – Dalam upaya menangani masalah stunting, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) memfokuskan perhatiannya pada program intervensi yang sensitif dan spesifik, melalui kerjasama dengan berbagai dinas terkait.

“Kami melakukan koordinasi dengan beberapa program seluruh dinas terkait untuk percepatan penurunan stunting sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin.

Dr. Jaya menyoroti kolaborasi dengan beberapa dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Tanaman Pangan dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, sesuai dengan arahan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

BACA JUGA  Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Himbau Masyarakat Cegah Penyakit Zoonosis

dr. Jaya Mualimin menjelaskan bahwa Dinkes Kaltim bertindak sebagai koordinator untuk Tim Pengendali Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (TPPS), yang berkoordinasi dengan kepala daerah dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim.

Salah satu fokus intervensi yang diungkap dalam acara tersebut adalah pentingnya lingkungan yang sehat, terutama rumah yang layak huni dengan sanitasi yang baik dan ketersediaan air bersih, yang menjadi bagian dari tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dalam konteks bantuan sosial, Dinas Sosial Kaltim terlibat dalam Program Keluarga Harapan yang memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan, termasuk pengelolaan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Dr. Jaya juga menyoroti pentingnya aspek gizi dalam pemberian makan, di mana Dinas Pertanian, Dinas Tanaman Pangan, dan Dinas Kelautan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

BACA JUGA  Penyakit Akibat Kerja Menjadi Perhatian Khusus di Kaltim

“Terkait pemberian makan bergizi, diupayakan lewat Dinas Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan dan Kelautan. Itu ada beberapa memang yang disampaikan,” tandas Jaya Mualimin. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog