BERANDA.CO, Samarinda – Organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kalimantan Timur, bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Ketua Tidar Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan bahwa momentum ini menjadi pintu bagi anak-anak muda di Kaltim yang ingin aktif berpolitik dan mengisi ruang kepemimpinan.
“PD Tidar Kaltim segera akan melaksanakan Musda. Tentunya kami terus berkoordinasi dengan PP Tidar di bawah komando Rahayu Saraswati Djojohadikusumo,” ujar Reza, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim.
Menurut Reza, Tidar selalu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bergabung. Namun, ada prosedur yang wajib dilalui agar bisa menjadi bagian dari struktur organisasi ini.
“Semua anak muda di Kaltim punya kesempatan untuk bergabung di Tidar. Tapi harus mengikuti prosedur, yaitu lulus pelatihan Tunas 1 dan 2. Ini syarat wajib untuk menjadi pengurus Tidar,” tegasnya.
Harus Penuhi Syarat Khusus
Reza yang juga legislator asal Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara menjelaskan, posisi Ketua memiliki ketentuan lebih ketat. Selain mengikuti pelatihan Tunas 1 dan 2, kandidat juga harus lulus pelatihan Tunas 3.
“Syarat untuk menjadi Ketua PD Tidar Kaltim harus mengikuti dan lulus dari pelatihan Tunas 1, 2, dan 3,” jelasnya.
Saat ini, sudah ada beberapa nama yang mengungkapkan keinginan untuk maju sebagai calon Ketua. Namun, Reza menegaskan bahwa keseriusan mereka akan terlihat pada tahap pendaftaran resmi, serta harus lolos verifikasi sesuai AD/ART Tidar.
Musda Tidar Kaltim kali ini diprediksi akan menjadi ajang regenerasi sekaligus pembuktian komitmen anak muda dalam politik. Dengan aturan yang jelas dan mekanisme pelatihan, Tidar ingin melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya bersemangat, tetapi juga berkompeten.
“Sudah ada beberapa calon yang menyatakan minat maju. Tapi bentuk keseriusan itu akan kami lihat saat pendaftaran, dan tentu harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (red)


