spot_img

Reses di Sungai Pinang, Ini yang Diminta Masyarakat ke Ananda Emira Moeis

BERANDA.CO – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menggelar reses di Jalan Panjaitan, RT 67, Sungai Pinang Dalam, Sungai Pinang. Di sana, politisi PDIP itu menyerap aspirasi masyarakat.

“Mudah-mudahan aspirasi yang diserap ke depan bisa terealisasi dan juga bisa dilaksanakan meski pun tidak semua,” katanya. “Tentunya ada skala prioritas karena tidak mungkin semuanya bisa diwujudkan,” timpal Ananda Emira Moeis.

Ananda Emira Moeis berharap, reses menyerap aspirasi untuk menampung keinginan masyarakat. Nantinya akan diusulkan dan diperjuangkan untuk dapat direalisasikan. “Mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi masyarakat RT 67 bisa diperjuangkan. Tentunya dengan melihat skala prioritas,” sebutnya.

Disamping itu, Ananda Emira Moeis mengaku, selalu menanyakan kepada masyarakat disetiap reses mana yang menjadi prioritas utama dan paling dibutuhkan. Makanya, ada beberapa usulan seperti jalan dan drainase yang berhasil diperjuangkan. “Tapi butuh waktu lama, karena aspirasi masyarakat cukup banyak,” bebernya.

BACA JUGA  Ananda Emira Moeis Beber Pelbagai Ancaman Kebangsaan

Ananda Emira Moeis mencontohkan, seperti aspirasi terkait pagar rumah ibadah. Hal tersebut sangat bisa dibantu dan diperjuangkan dari dana hibah. “Itu sangat bisa. Contohnya beberapa musala dan langgar kemarin sudah berhasil kita bantu,” jelasnya. “Apa yang telah diusulkan masyarakat, secara garis besar sudah diserap dan ditampung untuk diperjuangkan di DPRD Kaltim,” pungkas Ananda Emira Moeis.

BACA JUGA  Paripurna ke-15, Ini yang Dibahas DPRD

Sementara itu, ia menyebutkan, ada sejumlah aspirasi dari masyarakat setempat. Diantaranya meminta alat timbang untuk kebutuhan posyandu. “Karena alat yang ada kondisinya cukup tua sehingga hasil timbangannya sudah tidak terlalu akurat,” akunya.

Ananda Emira Moeis mengungkapkan, ada juga masyarakat yang meminta perawatan dan pemeliharaan drainase. Soal ini, ujarnya, bisa cepat untuk ditindaklanjuti karena tidak membutuhkan anggaran besar. “Ada juga permintaan seorang biarawati yang meminta perbaikan pagar rumah ibadah di Jalan Damanhuri yang sangat memprihatinkan,” paparnya. (adv)

Facebook Comments Box

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

Facebook Comments Box
google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog