BERANDA.CO, Samarinda – Sebuah insiden terjadi di Jalan Bukit Barisan nomor 9, RT 23, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu sekitar jam 02.30 wita pada Ahad (29/10), ihwalnya sebuah pohon beringin berukuran cukup besar tiba-tiba tumbang dan menimpa sebuah rumah warga, tak pelak hal itu menyebabkan kerusakan berat pada bangunan tersebut.
Suara dentuman keras saat pohon menimpa rumah secara otommatis membangunkan para penghuninya yang tengah terlelap, dan membuat suasana menjadi mencekam lontar Decky Remokoy (70), salah satu penghuni rumah tersebut, menggambarkan momen mengerikan itu.
“Saya terbangun oleh suara keras, dan ketika saya memeriksa, saya melihat atap rumah, plafon, dan kamar mandi dalam kondisi hancur berantakan akibat tertimpa pohon,” katanya.
Menurut informasi dari seorang tetangga, pohon yang tumbang berada di belakang rumah mereka. Pohon tersebut telah tumbang karena kondisinya yang sudah lapuk, dan lokasinya berada di pinggir jurang, yang membuat tanah di sekitarnya labil.
Tanggap darurat pun segera diambil oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur. Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), mereka berkoordinasi dengan BPBD Kota Samarinda untuk menangani situasi darurat akibat pohon tumbang tersebut.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kota dan memberikan dukungan berupa peralatan seperti mesin pemotong kayu dan alat-alat lainnya,” ujar Kepala BPBD Kaltim, Agus Tianur melalui Cahyo Kristanto, Koordinator Pusdalops BPBD Kaltim.
Selain itu, BPBD Kota Samarinda juga merespons cepat laporan pohon menimpa rumah warga. Mereka segera mengerahkan 10 personel yang dibantu oleh relawan Info Taruna Samarinda dan warga sekitar. Upaya pemangkasan pohon yang tumbang dilakukan untuk menghindari bahaya lebih lanjut.
Namun, proses evakuasi terpaksa dihentikan akibat hujan deras sekitar pukul 16.00 Wita, dan akan dilanjutkan besok hari. Kejadian ini menegaskan pentingnya pemeliharaan pohon-pohon di lingkungan yang rentan tumbang untuk menghindari risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. (adv)
