spot_img

Peningkatan Pusdalops untuk Peningkatan Respons Bencana di Kaltim

BERANDA.CO, Samarinda – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan merampingkan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Perubahan ini akan membuka sejumlah pelayanan baru untuk masyarakat, memastikan operasional 24 jam, dan meningkatkan kemampuan komunikasi serta pelatihan untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Bambang Surya Putra, menjelaskan bahwa Pusdalops akan dilengkapi dengan peralatan teknologi informasi komunikasi yang memungkinkan operasional 24 jam sehari. Ini akan memungkinkan penerimaan pengaduan masyarakat serta komunikasi yang efisien baik dalam situasi normal maupun saat bencana terjadi.

Selain itu, BNPB akan memberikan dukungan untuk melatih BPBD provinsi dan kabupaten/kota, membentuk Standar Operasional Prosedur (SOP), dan menguatkan peran kerelawanan masyarakat dalam memberikan informasi dan merespons bencana.

BACA JUGA  Peningkatan Pusdalops oleh BNPB: Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana di Kalimantan Timur

“Kami akan membuka nomor telepon 117 untuk publik dan saat ini sedang dalam proses pembukaan Base Transceiver Station (BTS) agar dapat menerima informasi tersebut. Nomor 117 akan menjadi saluran yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk mendapatkan respons dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Bambang Surya Putra.

Selain aspek pelayanan masyarakat, BNPB juga akan mempersiapkan Pusdalops untuk menerima pengaduan dalam berbagai bahasa, dimulai dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Langkah ini sejalan dengan upaya BNPB untuk meningkatkan sinergi dengan pusdalops provinsi dan kabupaten/kota dalam memberikan dukungan bantuan saat terjadi bencana.

Bambang Surya Putra menjelaskan bahwa sinergi ini menjadi kunci penting dalam mendukung respons cepat dan efektif terhadap bencana. Ketika ada kebutuhan seperti logistik, peralatan pemadaman kebakaran hutan, atau bantuan lainnya, Pusdalops harus dapat berkomunikasi dengan baik dan cepat dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan nasional untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan.

BACA JUGA  BPBD Kaltim dan Mitra Kompak Siapkan dan Mitigasi dalam Menghadapi Kekeringan

“Komunikasi yang efisien antara Pusdalops provinsi dan kabupaten/kota, serta antara pusdalops dan pemerintah nasional, menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Perubahan ini mencerminkan komitmen BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Kaltim, sehingga masyarakat dapat mendapatkan respons yang lebih baik dan lebih cepat dalam menghadapi bencana. (adv)

 

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog