
BERANDA.CO, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengungkapkan potensi alur Sungai Mahakam yang setiap hari dilintasi komoditas bernilai besar. Menurutnya, alur tersebut seharusnya mampu memberi kontribusi signifikan terhadap PAD.
“Kita punya aset yang panjang dan lebar alur Sungai Mahakam, yang katanya setiap hari bolak-balik komoditinya bisa sampai triliunan, harusnya kan apa ini yang bisa Kalimantan Timur dapatkan dari situ,” ujarnya seusai rapat paripurna ke-45, Sabtu (29/11/2025) malam..
Meski kewenangan alur sungai berada pada pemerintah pusat, Ananda menilai Pemprov tetap bisa memaksimalkan manfaatnya. “Memang kan kewenangannya kan pusat tapi kan kita bisa maksimalkan untuk provinsi Kalimantan Timurnya,” katanya.
Legislator asal Dapil Samarinda ini menyebut DPRD telah berkoordinasi dengan KSOP, Pelindo, MBS, Dishub, dan Komisi II guna memperkuat upaya optimalisasi tersebut.
“Maka itu kita kemarin sudah rapat dengan KSOP, Pelindo, MBS, yang berkepentingan satu lagi Dishub dan juga Komisi II,” jelas politisi Partai PDIP Kaltim ini.
Melalui forum tersebut, DPRD mendesak seluruh pihak meningkatkan kontribusi pendapatan dari aktivitas Sungai Mahakam. “Kita minta rekan-rekan yang disebutkan tadi itu untuk bisa lebih memaksimalkan potensi alur sungai Mahakam untuk bisa memaksimalkan PAD kita di Kalimantan Timur ini,” tegasnya.
Ananda menilai, jika PAD Kaltim dikelola optimal, pemerintah seharusnya mampu menyediakan layanan dasar gratis untuk masyarakat. “Harusnya bisa besar, harusnya semua bisa gratis sekolah, harusnya semua bisa gratis berobat, harusnya semua bisa gratis dari Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ia pun menegaskan bahwa potensi besar tersebut juga memungkinkan pembangunan infrastruktur yang lebih merata.
“Infrastruktur harusnya tidak ada kekurangan, kita punya aset yang luar biasa yang setiap harinya dilewati oleh ratusan, ya kayaknya ratusan, dengan membawa komoditas yang luar biasa harusnya dari sisi pendapatan Kalimantan Timur ini juga bisa lebih besar,” pungkasnya. (adv/red)


