BERANDA.CO, Samarinda — Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi pelajar di bidang olahraga basket melalui penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 East Kalimantan Series. Ajang basket pelajar bergengsi ini telah memasuki tahapan Drawing dan Technical Meeting yang digelar pada Sabtu (31/1) akhir pekan lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Astra Motor M. Yamin, Samarinda, tersebut diikuti oleh perwakilan dari 42 tim basket putra dan putri tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kalimantan Timur. Selain pengundian bagan pertandingan, peserta juga mendapatkan pemaparan teknis terkait regulasi dan mekanisme kompetisi Honda DBL musim 2025–2026.
Tak hanya membahas teknis pertandingan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sosialisasi keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Edukasi ini disampaikan langsung oleh Dealer Safety Riding Advisor Astra Motor M. Yamin, sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran berlalu lintas yang aman di kalangan pelajar.
Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Yehezkiel Felix, menegaskan bahwa Honda DBL menjadi bentuk konsistensi perusahaan bersama PT Astra Honda Motor (AHM) dalam memfasilitasi minat dan bakat generasi muda, khususnya di bidang olahraga basket.
“Dengan semangat Satu Hati, kami Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersama PT AHM secara konsisten terus menguatkan aspek-aspek positif dari generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakat mereka terutama dalam bidang olahraga basket melalui kompetisi Honda DBL ini. Bagi semua tim yang siap bertanding, tetap semangat dan junjung terus semangat sportivitas,” ungkap Felix.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 East Kalimantan Series dijadwalkan berlangsung pada 6–14 Februari 2026 di GOR Segiri Samarinda. Selain kompetisi basket 5×5, ajang ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition 2025–2026 yang melibatkan tim basket 3×3.
Sejak pertama kali digelar pada 2008, Honda DBL mengusung konsep student athlete yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter pelajar melalui nilai kerja sama tim, disiplin, sportivitas, sikap pantang menyerah, serta penghargaan terhadap lingkungan sekitar, tanpa mengesampingkan kewajiban akademik. (red)


