BERANDA.CO, Tanah Laut – Wadah bernama Karukunan Katurunan Pandiri Tanah Laut atau KKATUPAT resmi digagas M Zahir Firdaus sebagai ruang berhimpun keturunan pendiri Tanah Laut, dengan misi mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan dan kesejahteraan daerah.
Firdaus menjelaskan, organisasi itu dibentuk untuk menyatukan anak, cucu, cicit, hingga generasi penerus keluarga pendiri Tanah Laut agar tetap memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah.
Menurutnya, keturunan para pendiri daerah tidak cukup hanya dikenang dalam sejarah, tetapi juga harus terlibat aktif dalam menyampaikan aspirasi, memberikan kritik, hingga ikut mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Orang Tanah Laut harus bisa menyampaikan aspirasi, memberikan kritisi, dan ikut memecahkan persoalan dalam rangka membangun Tanah Laut yang lebih baik,” ujar Firdaus dikutip dari Banjarbaru Kece.
Firdaus yang merupakan anak dari Ajang Martinah binti Rad Hopan menegaskan, KKATUPAT tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi keluarga besar. Ia ingin semangat perjuangan para pendiri Tanah Laut tetap hidup dan relevan dengan kondisi saat ini.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat harus benar-benar dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, hingga perhatian terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat.
“Nah, kalau pendapatan masyarakat masih di bawah UMR, bagaimana caranya supaya bisa naik? Jangan sampai masyarakat hanya dapat dua juta sebulan,” ungkap founder mediapublik.net ini.
Firdaus berharap KKATUPAT mampu menjadi ruang perjuangan bersama yang tidak hanya memberi dukungan kepada pemerintah, tetapi juga menghadirkan kritik konstruktif demi kemajuan daerah.
“Ini adalah bagian dari suatu wadah perjuangan untuk memberikan kebijakan-kebijakan, support, dan pressure kepada seluruh institusi publik serta elemen masyarakat agar bisa bersama-sama membangun Tanah Laut yang lebih baik,” tandasnya. (red)


