BERANDA.CO, Samarinda – Demi memastikan bahwa penggunaan alokasi anggaran dari Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2024, yang saat ini tengah dirancang, dapat dimaksimalkan dengan tepat.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Anggota Komisi IV nya undang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim guna membahas agenda program tahun 2024 pada dinas tersebut.
Merujuk pada perkiraan, RAPBD tahun 2024 diperkirakan akan mencapai angka sekitar Rp20,6 Triliun. Melalui dialog yang diinisiasi oleh Komisi IV DPRD Kaltim, Disdikbud Kaltim bertujuan untuk mendapatkan alokasi anggaran pendidikan sekitar Rp4,1 Triliun dari anggaran tersebut.
Dalam alokasi anggaran pendidikan ini, berbagai program dan kegiatan telah diuraikan dengan tujuan meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kaltim.
“Prioritas utama kami adalah memperbaiki fasilitas pendidikan, terutama dalam pembaruan peralatan praktik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ini termasuk rencana membangun laboratorium dan bengkel. Total alokasi anggaran yang diberikan kepada Disdikbud mencapai sekitar 4,1 triliun rupiah dari total RAPBD yang mencapai sekitar 20,6 triliun rupiah,” ungkap Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub.
Beberapa proyek besar, seperti pembangunan sekolah dan gedung baru, akan memerlukan anggaran puluhan miliar rupiah. Semua proyek ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui fasilitas yang memadai dan modern.
“Perkembangan sekolah di berbagai wilayah Kalimantan Timur menjadi titik fokus utama kami,” tambah Rusman.
Namun, tidak hanya peningkatan infrastruktur fisik yang menjadi fokus. Upaya meningkatkan kapasitas siswa, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta pengembangan guru juga menjadi poin penting dalam agenda ini.
“Sejak pertengahan tahun 2023, kami telah melihat peningkatan kompetensi pada 1000 guru asesor, baik yang masa jabatannya berakhir maupun yang baru bergabung,” pungkasnya. (adv)


