Home Berita Kalimantan Timur Ayyub: Fondasi Ekonomi Kaltim Harus Diperkuat dari UMKM, Bukan Sekadar Proyek Besar

Ayyub: Fondasi Ekonomi Kaltim Harus Diperkuat dari UMKM, Bukan Sekadar Proyek Besar

0
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin. (FOTO: Abe)

Banner DPRD Kaltim 2025

BERANDA.CO, Samarinda — Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin atau yang akrab disapa Ayyub, menegaskan pentingnya membangun fondasi ekonomi Kaltim dari bawah, dengan menempatkan UMKM sebagai pilar utama penggerak perekonomian daerah.

Ayyub menyebut bahwa potensi besar Kalimantan Timur di sektor peternakan, perikanan, dan perkebunan belum tergarap secara optimal karena minimnya perhatian terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ketahanan ekonomi daerah hanya bisa tercapai jika para pelaku UMKM mampu beroperasi secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada pihak luar,” ujarnya tegas.

Menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu, hambatan terbesar UMKM saat ini adalah terbatasnya akses terhadap pelatihan teknis, bibit unggul, serta sarana dan prasarana produksi yang memadai.

Karena itu, Ayyub mendorong adanya intervensi nyata dari pemerintah daerah yang bersifat jangka panjang dan kontekstual, bukan bantuan-bantuan sementara yang bersifat insidental.

Ia mencontohkan, kebutuhan akan bibit unggul untuk peternakan dan pendampingan teknis dalam budidaya perikanan merupakan hal mendesak yang harus dijawab melalui kebijakan yang terukur dan terarah.

Tak hanya itu, Ayyub juga menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.

“Kita butuh ekosistem wirausaha yang tangguh dan mandiri, agar masyarakat bisa menggerakkan ekonominya sendiri, bukan hanya jadi penonton dari pembangunan besar yang masuk ke daerah,” ucapnya.

Ia meminta agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyusun program pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah.

“Kami ingin pembangunan betul-betul berpihak kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menjadi ujung tombak ekonomi daerah selama ini,” pungkasnya. (adv/red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version