spot_img

APBD 2026 Kaltim Masih Dibahas: DPRD Minta Potensi Pendapatan Dimaksimalkan

Banner-DPRD-Kaltim-2025

BERANDA.CO, Samarinda — Pembahasan APBD Kaltim 2026 oleh DPRD Kalimantan Timur masih berlangsung dan belum memasuki tahap final. Penurunan pendapatan daerah membuat proses pendalaman terus dilakukan agar setiap potensi penerimaan dapat dimaksimalkan.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menjelaskan bahwa dewan masih mengkaji secara rinci bersama TAPD dan Bappeda, baik terkait proyeksi pendapatan maupun komposisi belanja.

“Ya, sesuai sama arahan fraksi juga. Tapi intinya masih kita bahas, kita masih membedah karena pendapatan kita berkurang, jadi kita harus memaksimalkan potensi-potensi yang ada,” ucapnya, Rabu (26/11/2026).

Selain pendapatan, Ananda menyebut DPRD juga tengah melakukan penelaahan ulang terhadap belanja daerah. Penyesuaian kemungkinan dilakukan tanpa mengganggu jalannya program yang sudah direncanakan.

BACA JUGA  New Honda ADV 160 Disambut Antusias di Samarinda

“Kita akan bahas terkait belanja juga, karena semua programnya harus bisa berjalan. Mungkin volume-volumenya saja nanti yang akan disesuaikan,” katanya.

Terkait anggapan bahwa Fraksi PDI Perjuangan menjadi fraksi yang paling tegas dalam menyoroti rancangan APBD, Ananda menegaskan bahwa ketegasan diperlukan untuk menjaga agar kebijakan anggaran tetap berpihak kepada rakyat.

“Bahwa Fraksi PDIP juga yang paling keras untuk menyetujui rancangan APBD yang sekarang. Intinya jangan sampai belanja yang sudah diprogramkan tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat Kalimantan Timur,” ujar Ananda.

Di luar pembahasan APBD, Ananda juga menanggapi dinamika politik menuju Pemilu 2029 yang mulai menghangat, termasuk manuver partai-partai dalam memperkuat struktur dan merekrut kader baru.

BACA JUGA  Pansus RTRW Hasil Tunggu Evaluasi Kemendagri

“Ya semuanya kan pasti punya cara masing-masing untuk menuju kemenangan di 2029. Silakan, PDIP Perjuangan juga punya cara,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa PDIP tetap bergerak sesuai karakter ideologisnya.

“Terlepas dari apapun itu, PDIP tetap bergerak dengan caranya. Kita terus turun, kita terus bonding. Kita partai ideologis, kita akan tetap pada jalurnya,” tandas Ananda. (adv/red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog