
BERANDA.CO, Kutai Kartanegara – Komisi III DPRD Kalimantan Timur melakukan inspeksi lapangan ke titik longsor di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, tepatnya di area operasional PT Indomining. Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas ESDM Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dan sejumlah anggota dewan lintas fraksi.
Peninjauan tersebut menghasilkan tiga catatan penting yang menjadi perhatian bersama dalam upaya penanganan bencana serta keselamatan masyarakat sekitar.
1. Proses Perbaikan Sudah Dimulai, Tapi Masih Tunggu Kajian PUPR
Pihak PT Indomining disebut telah mulai melakukan perbaikan darurat di lokasi terdampak longsor. Namun, proses tersebut belum bisa dilanjutkan ke tahap konstruksi permanen karena menunggu hasil kajian teknis dari Dinas PUPR Kutai Kartanegara. Kajian ini dibutuhkan untuk memastikan langkah penanganan sesuai standar keselamatan dan geoteknik.
2. Warga Usulkan Relokasi Jalur ke Area yang Lebih Aman
Dalam dialog dengan warga, muncul aspirasi agar jalur jalan yang saat ini digunakan dapat dialihkan. Masyarakat menilai lokasi jalan terlalu rawan bencana dan perlu alternatif jalur yang lebih aman di masa depan. DPRD Kaltim menegaskan bahwa usulan ini akan dibahas secara lintas sektor dan melibatkan komunitas lokal.
3. Jalur Digunakan Kendaraan Bertonase Besar, Perlu Studi Kelayakan Ulang
Komisi III mencatat bahwa jalan di area tersebut kini digunakan oleh kendaraan berat, termasuk milik perusahaan tambang, yang diduga melebihi kapasitas beban jalan. Hal ini dinilai mempercepat kerusakan struktur tanah dan meningkatkan risiko longsor. Karena itu, DPRD mendorong adanya penelitian ulang kelayakan jalan sebagai jalur umum.
“Perbaikan sementara memang sudah dimulai, namun kita menunggu hasil kajian dari PUPR untuk menjadi dasar pengambilan keputusan ke depan. Jika terbukti jalur tersebut membahayakan warga, maka opsi pengalihan jalan perlu dikaji secara serius,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kaltim lainnya, seperti J. Jahidin, Sugiyono, dan Husin Jufri. Hadir pula perwakilan dari Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, Kepala Dinas PUPR Kukar Wiyono, dan BPBD Kaltim Sugeng.
Sebagai bentuk transparansi publik, DPRD Kaltim mengapresiasi peran media yang turut serta dalam liputan langsung. Keterlibatan pers dianggap penting untuk menyampaikan informasi akurat dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan lingkungan. (adv/red)


