BERANDA.CO, Samarinda – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024-2029 resmi dilantik pada Senin, 7 Oktober 2024 bertempat di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim. Acara dihadiri oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang secara langsung melantik pengurus baru.
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla memberikan apresiasi atas komitmen dan kesiapan para pengurus baru PMI Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya kehadiran PMI sebagai garda terdepan dalam menghadapi berbagai krisis, terutama di wilayah yang rawan bencana seperti Kalimantan Timur.
“PMI bukan hanya organisasi kemanusiaan biasa, tetapi simbol solidaritas dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas global dalam menghadapi berbagai krisis,” ujar Jusuf Kalla.
Ia menambahkan bahwa meski tugas kemanusiaan bukanlah hal yang mudah, namun hal itu tetap bisa dilaksanakan dengan dedikasi dan semangat. “Tanggung jawab ini berat, tetapi bukan tidak mungkin. PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. Saya yakin kepengurusan baru ini akan menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tujuh prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah,” katanya.
Selain fokus pada tugas kemanusiaan, Jusuf Kalla juga menyoroti pentingnya pelestarian lingkungan, terutama di wilayah sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berada di Kalimantan Timur. Menurutnya, PMI Kalimantan Timur harus siap berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menjalankan misi kemanusiaan mereka.
“Kalimantan Timur, dengan segala potensinya, harus siap menghadapi berbagai kemungkinan yang tidak terduga. Oleh karena itu, PMI harus berada di garis depan, tidak hanya dalam menangani dampak bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan melalui mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan,” tegas Jusuf Kalla. (abe)


