spot_img

Dua Kejuruan BLKI Bontang Minim Peminat: Tantangan dalam Pelatihan Keterampilan

BERANDA.CO, Bontang – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang setiap tahunnya memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat. Namun, dua kejuruan, yaitu garmen apparel dan processing, menunjukkan tingkat minat yang rendah.

Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pemasaran BLKI Bontang, Suryani, mengungkapkan bahwa kejuruan seperti menjahit, pembuatan kue, dan pengolahan ikan memiliki peminat yang terbilang sedikit. “Mungkin karena ini lebih cocok untuk ibu-ibu, sehingga minatnya kurang,” kata Suryani.

Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya peserta, yang pada gilirannya mempengaruhi jadwal pelatihan. “Aturan paten dari pusat menyatakan bahwa pelatihan tidak boleh kurang atau lebih dari 16 peserta, sehingga jika peserta kurang, kami tidak dapat memulai pelatihan,” tambahnya.

BACA JUGA  BLKI Bontang Akan Segera Hadirkan Website Resmi untuk Promosi Kegiatan Pelatihan

Try Aji Cahyadi, Monitoring dan Evaluasi BLKI Bontang, menjelaskan bahwa peserta yang telah lulus pelatihan menjahit dan memperoleh sertifikat memiliki kesempatan untuk magang di LPK Ayulia Center. “Beberapa peserta sudah ditarik oleh LPK Ayulia Center ketika mereka mendapatkan tender untuk pembuatan tas dan seragam sekolah gratis. Jadi, mereka yang lulus langsung dapat ikut serta,” tambah Try Aji Cahyadi. Meskipun dua kejuruan ini menghadapi kendala, langkah seperti peluang magang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan minat peserta dalam mengikuti pelatihan di BLKI Bontang. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog