spot_img

Disdikbud Kaltim Perkuat Keterampilan Guru Hadapi Tantangan Anak Berkebutuhan Khusus

BERANDA.CO, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) menghadapi sorotan terkait kurangnya tenaga pendidik yang memiliki keterampilan khusus dalam mengajar anak-anak berkebutuhan khusus. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus, Meidalina, menyatakan bahwa kebutuhan akan tenaga pendidik yang mampu menangani anak-anak dengan disabilitas masih menjadi kekurangan yang perlu diperhatikan secara serius.

Menurut Meidalina, rata-rata guru tidak memiliki keterampilan untuk menangani anak-anak disabilitas atau anak yang memerlukan pendekatan khusus dalam proses pembelajaran. Kebrilian ini menciptakan ketidakseimbangan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak tersebut.

Meidalina menilai bahwa kebanyakan guru di sekolah tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus yang memadai untuk mengatasi kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.

BACA JUGA  Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, Serahkan Pentingnya Kompetensi bagi Pimpinan BLKI

“Kurangnya latar belakang ini sangat mempengaruhi kemampuan mereka dalam mendidik,” menurutnya.

Oleh karenanya Disdikbud Kaltim mengambil langkah-langkah guna mengatasi masalah ini dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan seperti bimbingan teknis (Bimtek) dan workshop bagi para guru. Berharap kegiatan tersebut bisa meningkatkan kemampuan para guru dalam mengajar anak-anak dengan kebutuhan khusus.

“Kami terus mengadakan berbagai pelatihan seperti bimtek dan workshop agar guru-guru memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mengajar anak-anak disabilitas dengan efektif,” jelas Meidalina.

Dia pun berharap dengan kekurangannya tenaga pendidik yang mumpuni mengajar anak-anak disabilitas diatasi dengan langkah-langkah seperti pelaksanaan bimtek secara berkala.

“Setiap tahun kami selalu melaksanakan bimtek dan workshop guna memperluas wawasan para guru, karena mengajar anak-anak disabilitas membutuhkan pendekatan yang berbeda dari pengajaran pada umumnya,” tandasnya. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog