spot_img

Disdikbud Kaltim Tegaskan Hak Pendidikan Bagi Semua Anak, Fokuskan Perhatian pada Pendidikan Inklusif

BERANDA.CO, Samarinda – Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim), Meidalina, mengungkapkan bahwa Kaltim saat ini memiliki 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) inklusif yang tersebar di masing-masing Kabupaten/Kota.

“Setiap Kabupaten/Kota memiliki satu SMA inklusif, termasuk di dalamnya anak-anak dengan berbagai disabilitas. Mereka dapat belajar bersama dengan siswa reguler, tetapi memiliki kelas khusus untuk mendukung kebutuhan mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menilai pendidikan yang layak harus menjadi hak bagi semua warga negara, namun demikian Meidalina membeberkan beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di 9 Kabupaten/Kota Kaltim belum memiliki program inklusif. Salah satunya adalah Kabupaten Mahulu.

“Ada 9 SMK inklusif di Kaltim. Mengapa hanya 9? Karena di Mahulu belum ada SMK Negeri. Sementara di Kabupaten/Kota lain di Kaltim, telah ada minimal 1 SMK inklusif,” bebernya.

BACA JUGA  Dukungan Disdikbud Kaltim, Distribusi Tablet untuk Mendorong Penggunaan Aplikasi Srikandi di Sekolah

Dirinya pun berharap upaya pemerintah dalam memberikan pendidikan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus dan terus fokus pada penyediaan akses yang sama dan merata bagi pendidikan inklusif di seluruh Kaltim. (adv)

 

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog