BERANDACO, Samarinda – Ketelitian membaca kerusakan kendaraan, kecepatan menemukan solusi, hingga kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen menjadi bekal penting yang harus dimiliki insan layanan Honda. Kemampuan tersebut diuji dalam Technical Skill Contest 2026 tingkat regional yang digelar di Samarinda, Selasa (9/6/2026).
Di balik kenyamanan layanan yang diterima konsumen di bengkel resmi Honda, terdapat proses panjang pembinaan dan pengujian kompetensi yang harus dilalui para teknisi dan service advisor. Technical Skill Contest (TSC) 2026 menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kualitas pelayanan tersebut tetap terjaga.
Ajang tahunan ini mempertemukan para peserta terbaik dari jaringan Authorized Honda Service Station (AHASS) yang tersebar di Samarinda, Bontang, Malinau, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat. Mereka datang membawa pengalaman, keterampilan, serta semangat untuk menjadi yang terbaik di tingkat regional.
Perjalanan menuju babak final tidaklah mudah. Sejak Maret 2026, sebanyak 122 teknisi dan 18 service advisor telah mengikuti tahapan survei kompetensi sebagai proses seleksi awal. Dari jumlah tersebut, hanya 30 teknisi dan 12 service advisor yang berhasil lolos ke tahap berikutnya melalui AHASS Qualification yang digelar pada April lalu.
Setelah melewati serangkaian seleksi ketat, enam teknisi dan enam service advisor terbaik akhirnya berhadapan langsung dalam kompetisi tingkat regional yang menguji kemampuan mereka secara menyeluruh.
Para teknisi dihadapkan pada berbagai tantangan yang merefleksikan kondisi nyata di lapangan. Mulai dari ujian teori, analisis masalah, penggunaan peralatan bengkel, pengukuran komponen, bongkar pasang, hingga penanganan gangguan pada sepeda motor Honda.
Sementara itu, para service advisor diuji tidak hanya dari sisi pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pelayanan kepada konsumen. Mereka harus menyelesaikan studi kasus, menjalani simulasi pelayanan atau role play, serta menunjukkan keterampilan dalam menangani kebutuhan pelanggan secara profesional.
Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, menegaskan bahwa kompetisi ini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas layanan purna jual Honda.
“Tujuan kami menyelenggarakan TSC yakni sebagai wadah kami untuk dapat mengukur dan mengalibrasi kemampuan keterampilan serta kompetensi para teknisi maupun service advisor dijaringan kami sebagai garda terdepan dalam melakukan pelayanan terhadap konsumen setia sepeda motor Honda,” ujarnya.
“Melalui kompetisi ini, kami ingin menjaga kualitas teknisi dan service advisor dengan menyesuaikan perkembangan teknologi sepeda motor Honda yang semakin advance dan canggih, tandasnya.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa transformasi teknologi otomotif menuntut peningkatan kompetensi yang berkelanjutan. Tidak hanya memahami teknologi terbaru, para teknisi dan service advisor juga dituntut mampu memberikan solusi cepat, tepat, dan profesional kepada konsumen.
Setelah melalui seluruh tahapan penilaian, dewan juri menetapkan para peserta terbaik yang akan membawa nama Kalimantan Timur 2 ke tingkat nasional pada Juli 2026 mendatang.
Pada kategori Service Advisor, Hefrin Syawal dari Dealer Astra Motor Kadrie Oening berhasil meraih posisi pertama. Posisi kedua ditempati M. A. Arya Putra dari Dealer Astra Motor M. Yamin, sementara Hartono dari Dealer Astra Motor Agus Salim berada di peringkat ketiga.
Di kategori Teknisi, M. Bagus A. dari Dealer Astra Motor M. Yamin tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Hadi Irawan S. dari Dealer Astra Motor Kadrie Oening, sedangkan Leonardo S. dari Dealer Astra Motor Agus Salim menempati posisi ketiga.
Keberhasilan para pemenang tersebut menjadi cerminan kualitas sumber daya manusia yang terus dibangun melalui sistem pembinaan berjenjang di jaringan AHASS. Mereka tidak hanya membawa gelar juara, tetapi juga mengemban tanggung jawab untuk mewakili regional dalam kompetisi tingkat nasional.
Lebih dari sekadar perlombaan, Technical Skill Contest 2026 menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan bengkel resmi Honda dibangun melalui proses pengembangan kompetensi yang terukur. Dari balik seragam teknisi dan service advisor, terdapat dedikasi serta semangat belajar yang terus diasah demi memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di seluruh Indonesia. (red)
