BERANDA.CO, Samarinda — Sebanyak 15 siswa-siswi perwakilan dari kabupaten dan kota di Kalimantan Timur mengikuti pembekalan peserta Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Indonesia (FIKSI) 2025, serta National Schools Debating Championship (NSDC) tingkat nasional.
Kegiatan yang diinisiasi Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur ini berlangsung di Hotel Grand Sawit Samarinda, sejak 24 hingga 26 Oktober 2025.
Acara resmi dibuka oleh Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Jasni, yang turut didampingi oleh panitia kegiatan Siti Aminah.
Pembekalan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga dan institusi, antara lain Lembaga Visioner Kaltim (education, training, development & empowering), Fakultas Teknik Universitas Mulawarman, Sanggar Stylist, Innovative dan Culture, Sanggar ObviousMovement, serta para mentor dari Lembaga DEBT, seperti Muhammad Sakasaum, Cederick Natanael Kansil, Virhans Dipa Alanson, dan Naiara Demaris Putri.
Dalam sesi motivasi, Selamat Said Sanib, Direktur Lembaga Visioner Kaltim sekaligus Wakil Ketua KPAD Kaltim, menyampaikan pesan inspiratif agar para peserta tetap optimis, semangat, dan bahagia dalam menghadapi setiap tantangan.
“Jika Anda sudah maksimal dalam berikhtiar, hasil akhirnya pasrahkan pada Allah agar mampu merawat hati dan bangkit dari belenggu ketidakberdayaan serta jangan terlalu lama menikmati kegagalan,” ujar Said Sanib.
Said juga membagikan teknik pengelolaan stres melalui senam otak (brain gym) dengan teori PACE (Positif, Aktif, Clear, dan Energetis).
Ia menjelaskan bahwa pikiran bawah sadar memiliki kekuatan 30 ribu kali lebih dahsyat dari pikiran sadar, sehingga penting untuk melatihnya agar mampu menghadapi tekanan saat berkompetisi di tingkat nasional.
Sebagai motivator yang pernah membina Atlet PON Kaltim di Puslatda KONI 2008 dan pemegang sertifikat Brain Gym 101 dari Kinesiology Foundation California, USA, Said menutup sesi dengan praktik teknik tidur pola 4,7,8 untuk menjaga kebugaran dan konsentrasi para peserta. (red)


