spot_img

Rumah Sakit Mata Kaltim Berangsur Mulai Beroperasi

BERANDA.CO, Samarinda – Gedung Rumah Sakit Mata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Jalan M Yamin Kota Samarinda, yang berkonstruksi hingga 5 lantai, telah menjadi salah satu tambahan penting dalam infrastruktur pelayanan kesehatan di Benua Etam.

Rumah Sakit Mata ini telah diresmikan Gubernur Kaltim Isran Noor pada Juni 2023, dan saat ini berangsur-angsur mulai beroperasi dengan maksud melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan untuk melayani masyarakat sekitarnya.

Kompleks Rumah Sakit Mata tersebut terdiri dari Unit Gawat Darurat (UGD), layanan rawat jalan, rawat inap, ruang operasi, dan perkantoran yang berlokasi di lahan seluas 6.000 meter persegi. Seiring dengan pembukaan rumah sakit ini, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) secara aktif melakukan pemantauan dan memberikan dukungan yang diperlukan. Izin operasional dari Pemerintah Kota Samarinda pun sudah diterbitkan, memungkinkan rumah sakit untuk mulai beroperasi.

“Rumah Sakit Mata telah berjalan, sebagian besar sudah pindah bertahap, termasuk izin operasional yang baru juga sudah terbit dari Pemkot Samarinda.” Hal ini menunjukkan langkah positif dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan mata di wilayah tersebut,” ungkap Jaya Mualimin.

BACA JUGA  Optimalisasi Jejaring Layanan Kesehatan di Kaltim: Faktor Kunci dan Harapan

Namun demikian, Jaya Mualimin menerangkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis dan pelaksanaan tindakan medis yang belum bisa dilakukan di rumah sakit ini, Dinkes Kaltim telah menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Mata di Bandung. Hal ini membantu dalam memastikan bahwa berbagai jenis perawatan mata yang lebih kompleks dan lanjutan bisa diakses oleh masyarakat setempat.

“Ada kegiatan yang belum bisa dilaksanakan maka kita meminta dukungan dari Rumah Sakit Mata Pusat di Bandung,” bebernya

Pembangunan Rumah Sakit Mata dilengkapi dengan fasilitas modern dan bertujuan menjadi sarana kesehatan khusus untuk pelayanan kesehatan mata di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Kita terus mendukung dari bidang program, SDM, fasilitas alat kesehatan, serta anggaran. Untuk RSUD Salehuddin 2 itu, gedungnya belum bisa dipakai walau sudah diresmikan Pak Gubernur. Jadi, kita masih di gedung yang lama, jika sudah diserahkan artinya 100 persen berarti bisa operasional,” tandasnya.

BACA JUGA  Mengubah Pola Hidup untuk Menangani Stunting, Tantangan dan Upaya di Kalimantan Timur

Saat ini Dinkes Kaltim juga terus memberikan dukungan operasional kepada berbagai rumah sakit lain yang berada di bawah pengawasannya, termasuk RSUD Salehuddin 2 yang sedang berupaya untuk mencapai tingkat operasional penuh. Dalam rangka mendukung semua inisiatif ini, Dinkes Kaltim telah berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam berbagai aspek, mulai dari program, pengembangan sumber daya manusia (SDM), fasilitas peralatan kesehatan, hingga alokasi anggaran yang diperlukan. Dengan beroperasinya berbagai fasilitas kesehatan ini, diharapkan akan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kaltim. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog