Home BERITA KALTIM Rudy Mas’ud: Jangan Anggap Jabatan sebagai Tujuan Akhir

Rudy Mas’ud: Jangan Anggap Jabatan sebagai Tujuan Akhir

0
Pelantikan pejabat Kaltim dipimpin Rudy Mas’ud. (Foto: Dok. Pemprov Kaltim)

BERANDA.CO – Pelantikan pejabat kembali digelar di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Sebanyak 49 Pegawai Negeri Sipil alias PNS resmi menempati jabatan baru setelah dilantik dan diambil sumpah oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, Senin (28/9/2026).

Dari jumlah tersebut, enam orang dipercaya menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama). Sementara 43 lainnya dilantik sebagai Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas.

Prosesi berlangsung di Aula Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim. Pelantikan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 800.1.3.3/3588/BKD/III dan Nomor 800.1.3.3/3589/BKD/III tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Manajerial Administrator serta Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diteken pada 25 September 2026.

Namun, bagi Rudy Mas’ud, pelantikan bukan sekadar pergantian posisi dalam struktur birokrasi.

Ia mengingatkan para pejabat Kaltim yang baru dilantik bahwa jabatan membawa tanggung jawab besar. Jabatan, kata Rudy, bukan hadiah ataupun hak yang bisa dianggap sebagai tujuan akhir.

“Jabatan adalah amanah. Jabatan adalah tanggung jawab, sekaligus juga adalah ujian daripada integritas,” tegas Rudy usai memimpin upacara pelantikan.

Rudy Mas’ud Tekankan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan

Pesan Rudy berlanjut pada bagaimana para pejabat menjalankan tugas setelah resmi dilantik.

Ia meminta pejabat baru tidak terjebak dalam rutinitas administratif. Mereka dituntut mampu mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, sekaligus hadir menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ada tiga prinsip yang ditekankan Rudy kepada seluruh ASN, yakni integritas, loyalitas kepada negara dan pemerintah, serta profesionalisme.

“Mulai hari ini, kami akan melihat kinerja, bukan sekadar jabatan. Yang berprestasi, kita berikan ruang yang lebih besar. Yang lambat di dalam eksekusi, akan kita laksanakan evaluasi,” ujarnya.

Menurut Rudy, penempatan pejabat dilakukan sebagai bagian dari penerapan sistem merit berbasis manajemen talenta. Sejumlah aspek menjadi pertimbangan, mulai dari kompetensi, kinerja, potensi, integritas hingga kebutuhan organisasi.

Enam Pejabat JPT Pratama Kaltim

Dalam pelantikan kali ini, enam pejabat dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov Kaltim.

Berikut daftar JPT Pratama Kaltim yang dilantik:

  1. Drs. Andi Muhammad Ishak, Apt., Ms. — Kepala Dinas Kesehatan.
  2. Dr. dr. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes — Kepala Dinas Sosial.
  3. Dr. Dasmiah, S.Pd, M.AP. — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
  4. dr. Ariesanty Irawaty Marhabang, M.A.R.S — Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
  5. Rosjidah Rahmawati, S.K.M, M.A.R.S — Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
  6. dr. Nurliana Adriati Noor, M.Kes — Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo.

Rudy berharap pejabat yang baru mendapatkan amanah mampu membangun kekompakan di lingkungan kerja. Komunikasi antarpimpinan dan jajaran juga dinilai penting agar roda pemerintahan tidak berjalan secara terpisah-pisah.

Ia pun kembali mengingatkan bahwa jabatan bukanlah garis akhir dari sebuah karier birokrasi.

“Jangan merasa bahwa jabatan adalah tujuan akhir, justru jabatan adalah awal dari tanggung jawab,” pesannya.

Prosesi pelantikan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Gubernur Kaltim bersama jajaran Forkopimda kepada para pejabat yang baru dilantik.

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version