spot_img

Mengintegrasikan Aspirasi dalam Kebijakan Pendidikan

BERANDA.CO, Samarinda – Muhammad Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, mengungkapkan kegiatan Rembuk Pendidikan Kaltim Tahun 2023 tidak hanya menjadi wadah untuk menyelaraskan visi dan misi, tetapi juga sebagai peluang untuk memberikan masukan dan saran bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam merancang kebijakan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Ia pun berharap bahwa semua pemikiran dan usaha yang dipersembahkan dalam kegiatan ini dapat berkontribusi pada perkembangan pendidikan di Kaltim.

“Diharapkan segala jerih payah dan pemikiran kita semua dapat kita bawa dalam pengembangan pembangunan pendidikan di Kaltim,” katanya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari tingkat satuan pendidikan dan merumuskan kebijakan pendidikan dan kebudayaan untuk masa depan. Rembuk Pendidikan Kaltim Tahun 2023 merupakan sebuah wadah yang memungkinkan pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun strategi pendidikan yang lebih baik.

BACA JUGA  Optimalisasi Aset Daerah: Komisi II DPRD Kaltim Dorong Invetarisasi Aset Pemprov

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, yang membuka acara secara virtual, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Disdikbud Kaltim dalam melaksanakan Rembuk Pendidikan ini. Dia menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam merancang kebijakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rembuk Pendidikan Kaltim Tahun 2023 dihadiri oleh 140 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, kepala sekolah, guru, dosen, mahasiswa, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta pihak swasta yang terlibat dalam pendidikan dan kebudayaan di Kalimantan Timur. Hadir pula sejumlah tokoh seperti Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otoritas IKN Alimudin, dan anggota komisi DPRD Provinsi Kaltim. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen pendidikan di Kalimantan Timur, termasuk akademisi, kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Kaltim. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog