spot_img

Legislator Kaltim Peringatkan Bahaya Pekat Tanpa Izin, Dorong Razia Rutin

Banner-DPRD-Kaltim-2025

BERANDA.CO, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Fuad Fakhruddin mendukung penuh razia pekat yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Timur untuk menindak aktivitas tanpa izin yang meresahkan masyarakat.

Beberapa waktu lalu Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur menggelar operasi gabungan, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyakit masyarakat (Pekat) di Kota Samarinda. Razia tersebut menyasar tempat-tempat yang diduga menjalankan kegiatan tanpa izin serta menjual minuman beralkohol secara ilegal.

Menanggapi hal itu, Fuad Fakhruddin menyayangkan praktik-praktik yang sudah lama berlangsung dan tidak kunjung dihentikan. Ia menegaskan, kegiatan tanpa izin jelas melanggar aturan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta kenyamanan warga.

BACA JUGA  DPRD Kaltim Dorong PDAM Samarinda Tingkatkan Layanan Air Bersih

“Kegiatan yang dilakukan di luar ketentuan izin tentu sangat menyalahi aturan. Jika di lokasi tersebut terjadi aktivitas jual minuman, itu semakin mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Fuad.

Menurutnya, pembiaran aktivitas tersebut dapat menimbulkan dampak sosial yang lebih luas, termasuk meningkatnya potensi kriminalitas. Karena itu, ia menilai langkah Satpol PP untuk menindak pelanggaran sudah sangat tepat dan perlu dilaksanakan secara konsisten.

“Kami sangat mendukung tugas Satpol PP untuk menindak. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan dan merugikan masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur,” tegasnya.

Fuad juga berharap razia tidak berhenti pada satu kali kegiatan, melainkan terus dilakukan secara rutin. Ia menekankan pentingnya pembinaan kepada masyarakat agar memahami bahwa penjualan atau kegiatan tertentu tidak dibenarkan jika dilakukan tanpa izin resmi.

BACA JUGA  Reza Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Kutai Kartanegara

Menurut Fuad, dirinya akan terus mendorong koordinasi intensif antara Satpol PP, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk memastikan ketertiban umum terlaksana secara berkelanjutan.

“Razia harus terus dilakukan dan pembinaan juga perlu ditingkatkan. Masyarakat harus tahu bahwa aktivitas tanpa izin itu tidak dibenarkan, apalagi jika berpotensi memicu tindak kriminal,” tambahnya. (red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog