BERANDA.CO, Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan meraih respons positif terhadap inovasi Ground Water Tank (GWT), sebuah program pencegahan api dini yang mendapatkan dukungan baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan maupun masyarakat.
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan BPBD Kota Balikpapan, Nyoto Harsono, menjelaskan bahwa bantuan alat GWT sudah diadakan di beberapa kelurahan seperti Baru Ulu, Baru Tengah, Klandasan Ilir, dan Balikpapan Utara terutama di Kelurahan Gunung Samarinda. Bantuan tersebut berupa pompa air portabel lengkap dengan nozzel dan selang khusus.
Program ini mendapatkan sambutan positif, mendorong BPBD untuk melanjutkan dan mengembangkan program pencegahan api dini ke kecamatan dan kelurahan lainnya di Kota Balikpapan. Nyoto Harsono menyampaikan bahwa program ini memerlukan anggaran, dan saat ini pihaknya terbatas oleh ketersediaan anggaran. Meski demikian, mereka berencana untuk melanjutkan program ini dengan memberikan lima alat GWT tambahan pada tahun depan.
“Jadi baru (empat daerah) itu jangkauan kami, karena keterbatasan anggaran. Untuk tahun depan, ada lima alat lagi yang akan kami bagikan,” ungkapnya.
Nyoto Harsono menegaskan pentingnya inovasi ini, terutama di lingkungan pemukiman padat penduduk dan kawasan sulit dijangkau saat terjadi kebakaran. Program GWT menjadi solusi untuk memungkinkan warga melakukan pencegahan api dini sebelum petugas BPBD tiba di lokasi kebakaran.
“Khususnya bencana yang terjadi di gang sempit. Makanya dengan adanya alat ini, warga bisa melakukan pencegahan api dini sebelum petugas kami datang ke lokasi kebakaran,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transfer ilmu dari petugas BPBD kepada masyarakat untuk mengoperasikan alat ini, sehingga masyarakat dapat melibatkan diri dalam mitigasi bencana kebakaran di wilayahnya masing-masing. BPBD Balikpapan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam penggunaan alat proteksi kebakaran, dengan upaya ekspansi program GWT ke lebih banyak wilayah pada tahun-tahun mendatang.
“Kami akan dampingi terus. Jadi tahun depan ada penambahan lima alat, tentu kami dampingi lagi,” tandasnya. (adv)


