Home BERITA KALTIM Fuad Fakhruddin: Samarinda Harus Jadi Kota Zero Narkoba

Fuad Fakhruddin: Samarinda Harus Jadi Kota Zero Narkoba

0
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin. (Abe)

Banner DPRD Kaltim 2025

BERANDA.CO, Samarinda — Ancaman narkoba terus membayangi Kota Samarinda, mendorong Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin, untuk bersuara lantang. Politisi Partai Gerindra dari Dapil Samarinda itu mendesak aparat hukum mengambil langkah nyata dan tanpa kompromi dalam memberantas peredaran narkotika.

“Kalau sudah menyangkut masa depan bangsa, tidak boleh ada kompromi,” tegasnya di Gedung E DPRD Kaltim, Samarinda.

Fuad sapannya, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya peredaran narkoba yang menyasar kawasan padat penduduk, menjadikan generasi muda sebagai target utama.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi penghancuran masa depan anak-anak kita. Aparat wajib tegas, siapa pun pelakunya,” ujarnya.

Menanggapi kabar viral soal dugaan “loket narkoba” di kawasan Samarinda Pelabuhan Lama (SPL), Fuad memastikan bahwa masyarakat dan aparat setempat telah membantah isu tersebut dan bahkan menunjukkan penolakan keras terhadap narkoba.

“Itu justru menunjukkan bahwa masyarakat punya semangat besar untuk menjaga lingkungannya dari narkoba,” ucap Fuad.

Ia mengapresiasi inisiatif warga, ketua RT, dan kelurahan SPL yang aktif melakukan pendataan, verifikasi penduduk, dan pengawasan langsung untuk mencegah penyebaran narkoba sejak dini.

“Langkah kelurahan dan RT sangat strategis, dan ini harus ditiru oleh daerah lain. Pencegahan berbasis komunitas seperti ini sangat efektif,” katanya.

Fuad mengingatkan bahwa sosialisasi bahaya narkoba harus diiringi penegakan hukum yang tegas. Tanpa tindakan nyata, efek jera terhadap bandar maupun pengguna tidak akan tercipta.

“Pencegahan narkoba tidak cukup hanya dengan banner atau ceramah. Harus ada razia, penangkapan, dan proses hukum yang adil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fuad mengajak seluruh komponen masyarakat — orang tua, sekolah, komunitas, dan tokoh agama — untuk ikut menjaga anak-anak dan remaja dari jerat narkoba.

“Ini bukan hanya tugas polisi atau BNN, ini tugas kita semua sebagai bagian dari bangsa yang peduli masa depan,” tegasnya.

Fuad pun menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Samarinda bisa menjadi kota yang bersih dari narkoba.

“Kalau kita semua kompak, saya yakin Samarinda bisa jadi kota zero narkoba. Mari kita jaga masa depan generasi kita bersama-sama,” pungkasnya. (adv/red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version