BERANDA.CO, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) sedang giat mempersiapkan peningkatan kualitas infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka mendukung pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke wilayah tersebut. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memainkan peran penting dalam memastikan SDM di bidang pendidikan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun global.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) Disdikbud Kaltim, Armin, mengungkapkan bahwa salah satu langkah kunci dalam persiapan SDM berkualitas adalah dengan mengadakan seleksi ketat dan memberikan beasiswa kepada tenaga pengajar di daerah tersebut. Seleksi ini akan memprioritaskan kompetensi, komitmen terhadap pengembangan diri, dan kontribusi yang signifikan dalam mendukung pembangunan IKN.
“Salah satu inisiatif yang diambil Disdikbud Kaltim adalah melakukan seleksi untuk memberikan beasiswa kepada tenaga pengajar di wilayah itu,” ungkap Armin belum lama ini.
Armin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 10 Samarinda, menjelaskan bahwa melalui seleksi yang ketat ini, mereka berharap dapat mengidentifikasi individu yang siap membawa perubahan positif dalam sektor pendidikan di Kaltim.
“Melalui seleksi ketat, diharapkan mereka akan dapat mengidentifikasi individu yang siap membawa perubahan positif dalam sektor pendidikan di Kaltim,” pungkasnya.
Proses seleksi akan mempertimbangkan hasil Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dengan skor di atas 500 poin sebagai salah satu persyaratan. Hal ini menantang bagi para tenaga pengajar yang mengikuti seleksi, namun diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada perekrutan SDM dari luar wilayah dan memastikan bahwa Kaltim memiliki SDM yang siap serta berpotensi untuk mendukung IKN. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Kaltim memiliki SDM berkualitas yang akan berperan penting dalam mewujudkan visi Ibu Kota Nusantara di masa depan. (adv)
