Home PENDIDIKAN Disdikbud Kaltim Membangun Asrama untuk Meningkatkan Akses Pendidikan di Daerah 3T

Disdikbud Kaltim Membangun Asrama untuk Meningkatkan Akses Pendidikan di Daerah 3T

0
Muhammad Kurniawan, Kepala Disdikbud Kaltim.

BERANDA.CO, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) sedang berusaha menangani masalah pendidikan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Salah satu langkah yang diambil adalah pembangunan asrama khusus yang berlokasi dekat dengan sekolah.

Muhammad Kurniawan, Kepala Disdikbud Kaltim, mengakui bahwa akses pendidikan di daerah 3T sangat terbatas, sehingga membangun asrama di sejumlah sekolah yang sulit dijangkau menjadi solusi terbaik. Ia berharap bahwa hingga akhir Rencana Pembangunan Daerah (RPD), asrama dapat dibangun di salah satu SMA di daerah 3T.

“Akses pendidikan di daerah 3T memang terbatas untuk anak-anak ke sekolah. Nah makanya usaha kami nantinya akan membangun asrama sebagai solusi masalah itu,” kata Muhammad Kurniawan

Muhammad Kurniawan menekankan komitmen Disdikbud Kaltim untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim.

Muhammad Kurniawan menegaskan, Disdikbud Kaltim telah menggelontorkan anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana di daerah 3T. “Sesuai SKP (Sarana Kinerja Pegawai, Red.), sudah kami usulkan penambahan untuk melengkapi tenaga pendidikan dan penambahan tunjangannya,” ucapnya.

Disdikbud Kaltim telah mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan sarana dan prasarana di daerah 3T, dengan fokus pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026 Kaltim, dengan harapan dapat memaksimalkan sektor pendidikan. Akses pendidikan yang masih menjadi masalah utama di Kaltim diupayakan untuk teratasi.

Perlu dicatat bahwa 17 desa di Kaltim termasuk dalam kategori daerah 3T, dengan sebagian besar di Kabupaten Mahakam Ulu. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun 2021, ketika jumlah desa 3T mencapai 54 desa. Disdikbud Kaltim bertekad untuk terus memperbaiki akses pendidikan di daerah itu. (adv)

Facebook Comments Box
Exit mobile version