spot_img

Bukan Sekadar Praktik, Siswa SMK Kini Layani Servis Motor Langsung

BERANDA.CO, Riau – Di tengah kawasan Duri yang dikenal sebagai wilayah industri di Provinsi Riau, sebuah langkah besar dalam dunia pendidikan vokasi mulai membuka jalan baru bagi para pelajar. Bukan lagi sekadar belajar teori di ruang kelas, ratusan siswa kini merasakan langsung atmosfer dunia kerja lewat hadirnya Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau.

Fasilitas tersebut resmi dioperasikan melalui kolaborasi PT Astra Honda Motor bersama Capella Dinamik Nusantara pada 21 Mei lalu. Kehadiran Pos AHASS TEFA menjadikan SMKN 3 Mandau sebagai sekolah binaan Astra Honda pertama di Provinsi Riau yang memiliki fasilitas layanan purna jual berbasis industri di lingkungan sekolah.

Bagi para siswa, kehadiran Pos AHASS TEFA bukan sekadar bengkel praktik biasa. Tempat ini menjadi ruang belajar nyata yang mempertemukan dunia pendidikan dengan standar industri profesional.

Salah satu siswa Teknik Sepeda Motor kelas XI, Muhammad Faried Hidayat, mengaku fasilitas tersebut memberi pengalaman berbeda dibanding pembelajaran praktik pada umumnya.

“Metode pembelajaran praktik Pos AHASS TEFA memberikan pengalaman bagi kami para pelajar untuk memahami ritme kerja industri sesungguhnya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen,” ujar Faried.

Melalui kerja sama dengan AHASS Capella Service Center Duri, para siswa mendapatkan akses pembelajaran dengan standar yang setara dengan dunia kerja di kota-kota besar. Mereka tidak hanya belajar memperbaiki sepeda motor, tetapi juga memahami budaya kerja profesional, pelayanan konsumen, hingga pengelolaan bengkel modern.

BACA JUGA  Dominasi Pebalap Astra Honda di Sepang, Tiga Podium Tiga Kelas Sekaligus!

Pos AHASS TEFA sendiri hadir sebagai solusi layanan servis sepeda motor Honda bagi masyarakat di wilayah Duri dan sekitarnya. Kini, konsumen dapat mengakses layanan resmi Honda lebih dekat tanpa harus pergi jauh ke pusat kota.

Beragam layanan tersedia, mulai dari servis berkala, penggantian oli, hingga penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Parts (HGP). Untuk mendukung operasional, fasilitas tersebut dilengkapi tiga pit kerja yang mampu menangani hingga 12 unit motor per hari.

Menariknya, pengerjaan servis dilakukan langsung oleh siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda dan tetap berada di bawah pengawasan teknisi profesional dari AHASS mitra terdekat. Hal itu dilakukan agar kualitas layanan tetap sesuai standar resmi Honda.

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pos AHASS TEFA juga dirancang layaknya bengkel profesional dengan layanan front desk konsultasi dan ruang tunggu nyaman bagi konsumen.

Kepala SMK Negeri 3 Mandau, Agus Subagiyo, menilai kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja.

“Peresmian Pos AHASS TEFA ini menjadi fondasi kami untuk mengembangkan siswa agar mampu merasakan dunia industri di sekolah dan memberikan layanan purna jual yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk menjadikan fasilitas ini sebagai pusat belajar yang nyata bagi siswa agar mereka siap terserap oleh industri atau mandiri sebagai wirausaha,” ujar Agus Subagiyo.

BACA JUGA  Umumkan 11 Pebalap Andalan 2024, Astra Honda Siap Lanjutkan Prestasi di Balap Internasional

Sementara itu, General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyebut Pos AHASS TEFA menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang unggul dan siap bersaing di dunia industri.

“Kami berharap kehadiran Pos AHASS TEFA di Kota Duri, Bengkalis ini tidak hanya menjadi sarana belajar yang riil bagi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam layanan purna jual sepeda motor,” ujar Muhibbuddin.

Sebelum diresmikan sebagai Pos AHASS TEFA, kompetensi siswa di sekolah tersebut telah melalui berbagai tahapan pengujian keterampilan dasar mekanik AHASS. Bahkan, SMKN 3 Mandau kini juga telah menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) bersertifikasi bagi siswa SMK binaan Astra Honda.

Hadirnya fasilitas ini sekaligus melengkapi 29 Pos AHASS TEFA yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri yang telah dijalankan sejak 2010 melalui kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, langkah seperti ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tidak lagi sekadar menyiapkan ijazah, tetapi juga membangun keterampilan, mental kerja, dan kepercayaan diri generasi muda untuk menghadapi masa depan. (red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog