BERANDA.CO – Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kota Samarinda menggelar lomba domino yang melibatkan jajaran, kader, dan simpatisan LMP se-Kota Samarinda, Sabtu, (12/9). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan kekompakan antaranggota organisasi.
Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kota Samarinda, Dwi Ferdhian, mengatakan lomba domino menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan seluruh jajaran dan kader dalam suasana yang lebih santai.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Dwi, permainan domino memiliki nilai sosial yang dapat mencairkan suasana di tengah organisasi. Di sekitar meja permainan, anggota dapat berinteraksi tanpa sekat jabatan maupun latar belakang.
“Di atas meja domino, tidak ada sekat status sosial, jabatan, atau latar belakang. Semuanya duduk setara, saling mengobrol, bercanda, dan mempererat tali persaudaraan serta kekompakan sesama kader Laskar Merah Putih,” ujarnya.
Dwi menilai lomba domino juga dapat menjadi sarana untuk membangun sikap sportif dalam berorganisasi. Peserta dituntut mengikuti aturan permainan secara jujur, menerima kekalahan dengan lapang dada dan tetap rendah hati ketika meraih kemenangan.
Selain aspek kebersamaan, Dwi melihat permainan domino memiliki filosofi yang relevan dengan kehidupan. Menurutnya, seseorang tidak dapat menentukan kartu yang diterimanya sejak awal, sebagaimana manusia tidak selalu dapat memilih kondisi atau peluang yang datang dalam kehidupan.
Namun, kartu yang kurang menguntungkan tidak otomatis membuat seseorang kalah. Strategi, ketenangan dan kemampuan mengambil keputusan tetap menjadi faktor penting untuk menentukan hasil permainan.
“Kadang kita mendapat kartu bagus, kadang mendapat kartu yang buruk. Kemenangan tidak melulu ditentukan oleh kartu yang bagus, melainkan bagaimana cara kita memainkannya,” katanya.
Ia juga menilai kartu yang terlihat kecil atau sederhana dapat menentukan hasil pertandingan. Filosofi tersebut dianalogikan dengan kehidupan bahwa sesuatu yang dianggap sepele maupun orang yang kerap dipandang sebelah mata tetap dapat memberikan kontribusi besar.
Bagi internal LMP Samarinda, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang dalam pertandingan domino, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarjajaran.
Dwi berharap semangat tersebut dapat terbawa dalam aktivitas organisasi sehari-hari sehingga soliditas kader semakin terjaga.
Kegiatan lomba domino tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina LMP Macab Samarinda Viktor Yuan, Ketua Penasihat LMP Macab Samarinda Arie Wibowo, Ketua Harian LMP Samarinda, Virdy Kurniawan serta anggota dan simpatisan LMP se-Kota Samarinda.
