spot_img

BREAKING NEWS: Bus Pulau Indah Jaya Terjun ke Sungai Busui, Evakuasi Terkendala Arus Deras

BERANDA.CO, Paser – Kecelakaan jalur lintas Kalimantan kembali terjadi. Sebuah bus Pulau Indah Jaya bernomor polisi KT 7928 AO dilaporkan terjun ke Sungai Busui, Desa Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kamis (24/7/2025). Peristiwa nahas ini terjadi di dekat jembatan Busui, lokasi yang dikenal rawan karena pernah runtuh sebelumnya.

Kecelakaan tersebut terekam dalam sebuah video amatir yang viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terdengar suara panik warga yang menyaksikan langsung kejadian ini.

“Info bus Pulau Indah Jaya jatuh ke Sungai Busui. Jembatan runtuh. Makan korban lagi. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ujar seorang warga yang merekam kejadian tersebut, dikutip dari video yang beredar.

BACA JUGA  Abdul Rasyid Tegaskan Pemdes Tak Diam, Longsor Batuah Ditangani Serius

Warga tersebut juga menyebutkan bahwa sopir bus terjepit di dalam kabin. Sementara itu, jumlah pasti korban jiwa maupun penumpang yang selamat belum bisa dipastikan hingga berita ini diturunkan.

Evakuasi Korban Terkendala Arus Deras
Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan relawan telah dikerahkan ke lokasi. Namun, arus Sungai Busui yang deras dan medan yang sulit membuat proses evakuasi berlangsung lambat. Beberapa warga sekitar juga ikut membantu menggunakan peralatan seadanya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Dinas Perhubungan mengenai jumlah penumpang dan manifest perjalanan bus rute Banjarmasin–Samarinda tersebut.

Jembatan Busui Titik Rawan Kecelakaan
Jembatan Busui memang sudah lama mendapat sorotan karena kondisinya yang memprihatinkan. Jembatan ini sebelumnya pernah ambruk dan hingga sekarang belum mendapatkan perbaikan permanen. Warga setempat kerap mengeluhkan minimnya perbaikan infrastruktur di jalur vital lintas Kalimantan ini.

BACA JUGA  Penugasan Kepala Sekolah Disorot, Dewan Pendidikan Kaltim Buka Evaluasi Terbuka

Proses evakuasi masih terus berlangsung, dan informasi lebih lanjut mengenai jumlah korban akan diperbarui segera setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (red)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog