spot_img

BPBD Kaltim, Peran Kunci dalam Penanggulangan Bencana dengan Tiga Bidang Terpisah

BERANDA.CO, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) berperan penting dalam memitigasi risiko bencana dan menangani berbagai tahapan yang berkaitan dengan bencana. BPBD Kaltim terbagi menjadi tiga bidang utama, yaitu Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL), serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Setiap bidang memiliki peran dan fokusnya masing-masing dalam upaya penanggulangan bencana.

Koordinator Pusdalops BPBD Kaltim, Cahyo Kristianto, menjelaskan perbedaan tugas dan fokus antara ketiga bidang tersebut. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan lebih berfokus pada upaya mitigasi pra-bencana. Mereka bekerja intensively dalam berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan pemetaan risiko bencana serta menyiapkan rencana kontingensi yang melibatkan para pakar bencana.

BACA JUGA  BNPB Gelar Rapat Uji Publik untuk Peraturan Penyaluran Dana Penanggulangan Bencana

“Koordinasi kita dengan BMKG secara intens. Jadi dari pencegahan juga membuat pengkajian resiko bencana per 5 tahun dengan pakar-pakar juga. Setelah itu dibuatlah turunannya sampai dengan rencana kontingensi,” jelas Cahyo Kristianto.

Sementara Bidang Kedaruratan dan Logistik berperan ketika bencana telah terjadi. Mereka menjalankan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dan bergerak dalam menangani situasi darurat. Jika bencana memerlukan respon tingkat lebih tinggi, BPBD Kaltim akan berkoordinasi dengan pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan bantuan, seperti penggunaan helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan. “Sebenarnya, kita di provinsi jika kabupaten/kota sudah angkat tangan barulah kita mungkin koordinasi dengan provinsi yang terdekat. Bahkan meminta bantuan ke pusat BNPB,” ujarnya.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, pada gilirannya, memainkan peran pasca-bencana. Mereka melakukan pengkajian yang mendalam dan menyusun rencana tindakan untuk mengatasi kerusakan yang terjadi setelah bencana. Ini mencakup pemulihan lingkungan, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan aspek-aspek lain yang terpengaruh oleh bencana. “Nggak bisa dipungkirilah, kalau kami sudah bergerak, itu sudah ada bencana. Jadi nggak ada mengenal pra dan pasca. Tahunya kejadian saja,” tandasnya.

BACA JUGA  Peningkatan Kesiapsiagaan Perusahaan Perkebunan Sawit dalam Menghadapi Karhutla: BPBD Kaltim Beri Himbauan dan Saran

Peran BPBD Kaltim yang terbagi menjadi tiga bidang tersebut adalah bagian integral dalam upaya penanggulangan bencana yang komprehensif dan efektif. Mereka bekerja keras untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur serta melakukan peran kunci dalam berbagai tahapan penanganan bencana, baik sebelum, selama, maupun setelah terjadinya bencana.

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog