BERANDA.CO, Bontang – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang menjalankan program ambisius dengan menyelenggarakan 26 paket pelatihan pada tahun 2023, yang didukung oleh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pemasaran BLKI Bontang, Suryani, menjelaskan bahwa dari alokasi APBN, mereka berhasil melaksanakan 15 paket pelatihan, sementara dana APBD digunakan untuk 11 paket pelatihan. “Semua peserta pelatihan ini dapat mengikuti program secara gratis, termasuk mendapatkan alat tulis kantor (ATK) dan uang saku,” ungkap Suryani.
Program pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta secara individu, tetapi juga mendukung persiapan sumber daya manusia lokal menghadapi perkembangan Ibu Kota Negara (IKN). “Kami siapkan segala kebutuhan mulai dari tempat hingga workshop untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” tambahnya.
Pelaksanaan pelatihan kerja di BLKI Bontang dianggap sebagai langkah penting dan strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil dan kompeten. “Dengan pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu,” ujar Suryani. Program ini direncanakan akan menjadi kegiatan tahunan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bontang. (adv)


