spot_img

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Soroti Peran CSR Tambang dalam Pembangunan

BERANDA.CO, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), M. Udin, menyoroti peran perusahaan tambang dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat pra sejahtera di Kaltim.

Udin meminta kepada perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar Bontang untuk meningkatkan program Corporate Social Responsibility (CSR), terutama dalam pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat yang masih tinggal di pemukiman yang tidak layak.

M. Udin mengungkapkan keprihatinannya tentang kondisi masyarakat pra sejahtera di pelosok-pelosok Kalimantan Timur yang masih tinggal di rumah-rumah yang tidak layak.

“Saya melihat masih banyak masyarakat di pelosok-pelosok Kalimantan Timur yang masih tinggal di pemukiman yang tidak layak,” kata M. Udin di Samarinda

Oleh karena itu, ia mendorong perusahaan tambang untuk tidak hanya memusatkan program CSR mereka pada wilayah sekitar tambang tetapi juga memperluas dampak positifnya ke daerah-daerah terpencil lain di Kaltim yang sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur perumahan.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD Kaltim Dukung Atlet Pomnas 2023, Harapan Meraih Prestasi Tertinggi

Selain program CSR, M. Udin juga menekankan pentingnya alokasi anggaran Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) oleh perusahaan tambang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kerangka PPM, perusahaan tambang dapat memberikan bantuan yang lebih luas yang mencakup infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan masyarakat.

M. Udin juga mengapresiasi perusahaan tambang yang telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah ini. Dia mencatat bahwa program CSR yang telah diterapkan pada tahun sebelumnya telah memberikan hasil yang baik, namun masih perlu ditingkatkan. Evaluasi bersama antara pemerintah dan perusahaan tambang diperlukan untuk memastikan distribusi manfaatnya merata, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Kalau kinerja penyaluran RLH tahun kemarin sudah baik, maka perlu ditingkatkan lagi. Namun perlu dievaluasi bersama agar penyalurannya merata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA  Pansus Investigasi Pertambangan Ungkap Temuan Aliran CSR

Selain CSR, M. Udin juga mengingatkan pentingnya pengembangan infrastruktur dan fasilitas kesehatan di Kalimantan Timur. Dia berharap bahwa Penjabat (PJ) Gubernur Kaltim yang baru dilantik dapat memberikan percepatan dan alternatif yang positif untuk pembangunan di provinsi ini.

“Rencana pembangunan telah disusun hingga tahun 2026, dan kami berharap semuanya dapat terealisasi sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” ujar M. Udin. (adv)

Facebook Comments Box
spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog