
BERANDA.CO, Samarinda — Persoalan banjir yang kerap melanda berbagai wilayah di Kalimantan Timur, termasuk Kota Samarinda, mendorong Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, untuk menyerukan perlunya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.
Legislator muda dari daerah pemilihan Samarinda itu menegaskan bahwa banjir merupakan masalah bersama yang harus ditangani secara terpadu.
“Banjir adalah masalah yang tidak hanya dirasakan oleh satu daerah, tetapi merupakan problem bersama yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.
Andi menyampaikan bahwa dirinya telah mengusulkan kepada Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, agar segera mengagendakan audiensi dengan Wali Kota Samarinda.
“Sebagai wakil rakyat dari Samarinda, saya merasa memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mendorong percepatan solusi atas persoalan banjir ini,” ungkapnya.
Menurut Andi, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan, mengingat permasalahan banjir juga terjadi di daerah lain seperti Balikpapan, Bontang, Mahakam Ulu (Mahulu), dan sekitarnya. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa solusi tidak bisa hanya bertumpu pada satu tingkatan pemerintahan.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal hasil audiensi agar benar-benar menjawab keresahan masyarakat terhadap banjir yang selama ini mengganggu aktivitas dan kehidupan warga.
Andi berharap bahwa pertemuan antara Komisi II dan Wali Kota Samarinda akan menghasilkan langkah-langkah konkret dan strategis yang dapat segera diimplementasikan di lapangan.
“Masalah banjir ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah kota atau provinsi sendiri. Diperlukan kerja sama yang terintegrasi untuk mencapai solusi yang efektif,” tegasnya. (adv/red)


