BERANDA.CO, Buriram, Thailand – Pebalap muda Indonesia menunjukkan performa menjanjikan pada balapan pembuka Moto4 Asia Cup 2026, yang digelar di Chang International Circuit Buriram Thailand. Pada ajang Moto4 Asia Cup 2026, Bintang Pranata Sukma, pebalap muda Indonesia, dan talenta dari Astra Honda Racing School berhasil mencuri perhatian setelah merebut podium ketiga melalui manuver dramatis di tikungan terakhir.
Keberhasilan tersebut menjadi momen membanggakan bagi Indonesia. Di tengah persaingan ketat lintasan, bendera Merah Putih kembali berkibar pada ajang balap motor tingkat Asia yang diikuti pebalap muda dari berbagai negara.
Sejak awal balapan, persaingan sudah berlangsung sengit. Empat pebalap muda Indonesia yakni Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Maulana Malik, dan Muh Badly Ayatullah tampil penuh semangat untuk menaklukkan karakter teknis Sirkuit Chang yang dikenal menuntut konsentrasi tinggi dari setiap pebalap.
Pada sesi kualifikasi, Bintang memulai balapan dari posisi kelima, sementara Resky Yusuf berada di posisi keempat. Muh Badly Ayatullah start dari posisi ke-11 dan Maulana Malik dari posisi ke-14. Ketika balapan dimulai, tiga pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yakni Bintang, Resky, dan Badly langsung terlibat dalam perebutan posisi di barisan depan.
Lima lap awal berlangsung sangat intens. Posisi para pebalap terus berubah karena masing-masing berusaha mencari celah untuk menyalip. Selain kemampuan mengendalikan motor NSF250R, strategi pengelolaan ban juga menjadi faktor penting agar tetap kompetitif hingga akhir balapan.
Memasuki lap terakhir, tensi balapan semakin meningkat. Para pebalap meningkatkan ritme untuk memperebutkan posisi terbaik. Bintang yang berada di kelompok sepuluh besar terus memacu motornya dan berusaha menembus barisan depan.
Momen penentuan terjadi di tikungan terakhir. Saat berada di posisi kelima, Bintang melihat celah sempit di depan. Dengan pengereman yang presisi dan teknik menikung yang mulus, ia berhasil menyalip dua pebalap sekaligus.
Manuver berani tersebut langsung mengantarkan Bintang ke posisi ketiga dan memastikan Indonesia naik podium pada balapan pembuka Moto4 Asia Cup 2026.
Sementara itu, Resky Yusuf menyelesaikan balapan di posisi ke-10, Muh Badly Ayatullah finis di posisi ke-14, dan Maulana Malik menutup balapan di posisi ke-15.
Usai balapan, Bintang mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraihnya pada race pertama tersebut.
“Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan podium di race pertama Moto4 Asia Cup. Sepanjang balapan tadi berjalan cukup ketat, beberapa kali hampir kehilangan posisi podium. Saya mencoba mengejar dua pebalap di depan, namun pace saya belum cukup. Besok saya akan mencoba lagi untuk memperebutkan posisi 1. Mohon doanya,” ucap Bintang Pranata Sukma.
Sementara itu, Muh Badly Ayatullah mengakui sempat menjalankan strategi balapan dengan baik sebelum insiden di lintasan memengaruhi performanya.
“Awal race berjalan sesuai rencana. Start dari posisi 11, saya langsung memimpin balapan di awal awal lap. Namun saya kehilangan feeling di atas motor setelah insiden di depan yang membuat harus melebar di pertengahan race. Posisi 14 bukanlah posisi yang diharapkan, namun saya akan mencoba lagi besok di race ke-2,” terang Badly Ayatullah.
Hal serupa disampaikan Maulana Malik yang menilai balapan pertama menjadi pengalaman penting untuk evaluasi.
“Sepanjang balapan saya mengikuti ritme pebalap lainnya. Saya berada di top 10 di awal lap dan berusaha untuk terus mengejar group depan. Namun sayang saya kehilangan ritme balap di akhir-akhir race sehingga harus turun ke posisi 15. Banyak pelajaran yang diambil dari race pertama ini. Saya akan evaluasi untuk race 2 besok,” ungkap Maulana Malik.
Sedangkan Resky Yusuf mengakui start yang kurang baik membuatnya harus bekerja ekstra keras sepanjang balapan.
“Start cukup buruk di balapan pertama ini. Saya kehilangan 5 posisi di lap pertama, namun tidak patah semangat. Saya mencoba terus mendorong ke depan dan bisa memperebutkan posisi juara di pertengahan balapan. Pada lap ke-9, saya membuat kesalahan dan terjebak di grup ke-2 dan agak kesulitan untuk kembali kedepan. Akhirnya harus puas finish di posisi 10. Apapun hasilnya besok saya akan berjuang kembali,” tandas Resky Yusuf.
Balapan pembuka Moto4 Asia Cup 2026 di Buriram menjadi sinyal positif bagi masa depan pembalap muda Indonesia. Meski persaingan di level Asia sangat ketat, keberhasilan Bintang Pranata Sukma menembus podium menunjukkan talenta Tanah Air mampu bersaing dan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. (red)
