BERANDA.CO, Samarinda – Kemampuan mengendalikan sepeda motor dengan aman menjadi sorotan dalam gelaran Safety Riding Competition 2026 tingkat regional yang berlangsung di halaman parkir GOR Kadrie Oening Samarinda, Minggu (7/6/2026). Ajang ini menghadirkan para anggota komunitas Honda terbaik untuk menguji keterampilan berkendara sekaligus memperkuat budaya keselamatan di kalangan bikers.
Sejak pagi, suasana arena dipenuhi semangat para bikers Honda yang datang membawa tekad untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Di tengah cuaca yang mendukung, para peserta bergantian menaklukkan berbagai tantangan yang dirancang untuk menguji ketangkasan, konsentrasi, dan kemampuan mengendalikan sepeda motor dalam berbagai situasi.
Ajang tingkat regional tersebut mempertemukan puluhan anggota komunitas sepeda motor Honda dari berbagai wilayah di bawah binaan Main Dealer Astra Motor Kalimantan Timur 2. Mereka bersaing pada dua kategori utama, yakni Advisor Community Sport dan Advisor Community Matic.
Namun yang menjadi pembeda dalam kompetisi ini bukanlah kecepatan. Para peserta justru dituntut menunjukkan kemampuan berkendara yang aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Setiap peserta harus melewati empat tahapan pengujian yang menjadi indikator utama kompetensi seorang advisor keselamatan berkendara. Mulai dari teknik pengereman yang tepat melalui sesi Braking, kemampuan bermanuver di lintasan rintangan pada Slalom Course, menjaga keseimbangan saat melintasi papan sempit dalam Narrow Plank, hingga kemampuan mempertahankan stabilitas motor pada kecepatan rendah melalui Low Speed Balance.
Rangkaian tantangan tersebut menuntut kombinasi keterampilan teknis, ketenangan, serta pemahaman terhadap prinsip keselamatan berkendara yang selama ini terus dikampanyekan kepada masyarakat.
Marketing Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Matthew Poetera Sah, menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui komunitas sepeda motor Honda.
“Kompetisi bergengsi ini, kembali digelar guna mewadahi bakat para anggota komunitas sepeda motor Honda dalam mengasah keterampilan mengendarai sepeda motor yang efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan berkendara melalui konsep #Cari_Aman,” ujar Mattew.
“Dalam kompetisi ini, peserta diuji keterampilannya melalui sesi praktik, yang mencakup teknik pengereman, teknik pengoperasian sepeda motor, keseimbangan dan posisi berkendara yang benar,” timpalnya.
Bagi para peserta, kompetisi ini menjadi lebih dari sekadar perebutan gelar juara. Setiap tahapan menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berkendara yang nantinya dapat diterapkan saat berkegiatan bersama komunitas maupun ketika berada di jalan umum.
Setelah melalui proses penyisihan dan serangkaian pengujian lapangan, panitia akhirnya menetapkan para peserta terbaik yang akan membawa nama daerah pada ajang Safety Riding Competition tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
Pada kategori Community Advisor Sport, Sapta Febrianto berhasil meraih posisi juara pertama, disusul Eri Junaidi di posisi kedua dan Imran di peringkat ketiga.
Sementara pada kategori Community Advisor Matic, Syahda Alya Rosalie tampil sebagai pemenang utama dan berhak mewakili regional pada kompetisi tingkat nasional.
Keberhasilan para pemenang tersebut menjadi bukti bahwa komunitas sepeda motor tidak hanya identik dengan kegiatan berkumpul dan touring, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan budaya keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Melalui kompetisi ini, semangat #Cari_Aman kembali ditegaskan sebagai bagian penting dari gaya hidup berkendara yang bertanggung jawab. Di balik setiap manuver yang dilakukan peserta, tersimpan pesan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan. (red)


