
BERANDA.CO, Jakarta — Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyerukan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi gejolak geopolitik global yang semakin kompleks. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Sarasehan Nasional bertajuk “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya” yang digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks MPR RI, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Acara yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan MPR RI dan Center for Geopolitics & Geostrategy Studies Indonesia ini dihadiri 847 peserta dari berbagai elemen penting bangsa, mulai dari pimpinan lembaga tinggi negara hingga kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam paparannya, Hasan menegaskan bahwa perubahan geopolitik dunia seperti konflik Rusia-Ukraina dan perang dagang Amerika-China bukan hanya berdampak pada politik internasional, melainkan juga merembet ke urusan mendasar masyarakat seperti pangan, energi, dan air bersih.
“Makanan akan menjadi komoditas yang rawan kelangkaan. Energi menjadi rebutan dunia, dan air bersih adalah isu strategis berikutnya. Kita harus menyiapkan strategi dari sekarang,” tegas Hasan.
Hasan menyatakan bahwa forum sarasehan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh sinergi antarwilayah di Indonesia dan memperkuat posisi ideologi Pancasila sebagai fondasi daya tahan bangsa dalam menghadapi tekanan global.
Ia juga menyampaikan bahwa Kalimantan Timur, yang kini menjadi perhatian nasional sebagai calon Ibu Kota Nusantara (IKN), berada dalam kondisi cukup stabil. Meski beberapa gangguan sempat terjadi, daerah ini tetap kondusif.
“Distribusi energi sempat terhambat karena insiden sebelumnya, tapi saat ini sudah membaik. Ketersediaan pangan dan air bersih di Samarinda dan sekitarnya masih aman karena ditopang sungai besar,” jelasnya.
Hasan juga menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah, dengan menekankan bahwa menekan inflasi dan menjaga kesehatan APBD adalah strategi penting menghadapi ketidakpastian global.
“Kondisi APBD Kaltim masih sehat. Ini modal besar untuk menahan dampak dari dinamika global yang bisa datang kapan saja,” ungkapnya.
Sarasehan dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang dalam sambutannya menyerukan pentingnya menjaga semangat Pancasila sebagai cahaya moral dan pedoman bangsa.
“Pancasila harus terus menyala dalam setiap sendi kehidupan berbangsa agar kita mampu menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.
Kegiatan ini dilengkapi dua sesi diskusi strategis bertema Dialog Geopolitik Global dan Dialog Ekonomi Global, yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional dari kalangan akademisi, praktisi, hingga pengambil kebijakan. (adv/red)


