BERANDA.CO, Samarinda – Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK-PON) 2023 akan menjadi awal perjuangan dayung Kaltim yang dihelat di Situ Cipule Karawang, Jawa Barat. Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kaltim menetapkan zona medali sebagai target utama pada kompetisi ini, dengan harapan memastikan tiket menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.
Pelatih dayung Kaltim, Syahrani, menyatakan bahwa kontingen Kaltim yang terdiri dari 39 orang telah tiba di lokasi. Dia pun mengapresiasi penyambutan dan fasilitas penginapan yang memadai dari tuan rumah. Untuk mengenal medan pertandingan, atlet-atlet Kaltim akan menjajal venue pertandingan hari ini.
“Alhamdulillah hari ini (kemarin: red) kontingen dayung Kaltim sudah berada di lokasi pertandingan. Tuan rumah cukup baik dalam penyambutan serta tempat tinggal atlet juga cukup memadai,” ungkapnya.
Syahrani menjelaskan bahwa ada perbedaan arus air antara sungai dan waduk, sehingga menjajal venue sebelum perlombaan menjadi langkah penting.
“Latihan atlet biasanya dilakukan di Sungai Mahakam, yang tentu berbeda dengan kondisi di waduk. Kami berharap para atlet dapat beradaptasi dengan baik di Situ Cipule,” tambahnya.
Terkait dengan target, Syahrani menyatakan bahwa PODSI Kaltim berkomitmen untuk meloloskan sebanyak mungkin atlet ke PON Aceh-Sumut tahun depan. Nomor kayak 200 meter menjadi fokus utama yang diharapkan dapat meraih zona medali.
“Selain kayak, kami juga memiliki harapan tinggi pada nomor dragon boat 20 orang, yang memiliki peluang besar untuk meraih zona medali. Kami memohon doa dari masyarakat Kaltim agar para atlet dapat memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” pungkas Syahrani. (adv)


