spot_img

Aplikasi Kearsipan Srikandi, Kadisdikbud: Transformasi Pendidikan dan Kebudayaan di Kaltim

BERANDA.CO, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah memperkenalkan aplikasi kearsipan Srikandi pada awal tahun 2023, yang bertujuan untuk memfasilitasi pengelolaan arsip dan dokumen di sektor pendidikan dan kebudayaan di seluruh wilayah Kaltim.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, M Kurniawan, menjelaskan bahwa penerapan aplikasi ini adalah salah satu langkah penting dalam mendukung program Kurikulum Merdeka yang digagas oleh pemerintah pusat.

“Aplikasi ini memiliki peran penting dalam mendigitalisasi berbagai aspek di dinas pendidikan,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, aplikasi Srikandi memberikan manfaat bagi berbagai pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya. Aplikasi ini memudahkan akses ke informasi dan data terkait pendidikan dan kebudayaan di Kaltim, sambil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam penyelenggaraan layanan publik.

BACA JUGA  FEVOSH 2026: Guru dan Siswa SMKN 19 Samarinda Tembus Final Nasional

Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait konektivitas di daerah terpencil, Kurniawan menegaskan bahwa di wilayah perkotaan, aplikasi Srikandi sudah dapat digunakan secara optimal. Ia menekankan bahwa semangat dan komitmen untuk mengadopsi teknologi ini adalah kunci keberhasilannya.

“Kalau tantangan dalam penerapan aplikasi ini sebenarnya hampir tidak ada, tinggal niatnya saja. Memang kalau kita lihat di daerah-daerah memang masih ada blank spot, tapi kalau di Kaltim sudah tidak banyak. Kalau di Mahulu Ujoh Bilang dan beberapa daerah di Kutim. Kalau untuk daerah di kota kan sudah bisa digunakan,” pungkasnya.

Kurniawan berharap bahwa aplikasi Srikandi akan memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat Kaltim, khususnya dalam konteks pendidikan dan kebudayaan. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama memanfaatkan dan mengembangkan aplikasi ini agar dapat berkontribusi positif bagi kemajuan daerah. Dengan penggunaan aplikasi Srikandi, Kaltim meyakini bahwa transformasi pendidikan dan kebudayaan menjadi lebih efisien dan transparan dapat diwujudkan dengan lebih baik. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog