spot_img

Keberadaan IKN di PPU, Harapan dan Tantangan Bagi Pemuda Kaltim

BERANDA.CO, Samarinda – Keputusan penetapan Penajam Paser Utara sebagai Ibu Kota Negara Indonesia (IKN) berdampak besar bagi Kalimantan Timur, seperti yang diungkapkan oleh Arief Rahman Hakim, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim.

Arief Rahman Hakim, dalam pernyataannya kemarin, menyatakan bahwa kehadiran IKN merupakan anugerah khusus bagi pemuda Kalimantan Timur. Meskipun terdapat banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama di usia 66 tahun Kaltim, era digital membawa peluang luar biasa bagi pemuda.

“Hari ini kita bicara sesuatu hal, dan sekian detik sudah bisa diakses. Pemanfaatan transformasi era digital ini menjadi sorotan dan perhatian kepada pemuda di Kaltim, agar gadget yang kita gunakan lebih bermanfaat,” bebernya.

Dalam era di mana informasi dapat diakses dalam waktu singkat, Arief Rahman Hakim menekankan pentingnya memanfaatkan transformasi digital dengan bijak. Ia berharap agar pemuda Kaltim dapat mengoptimalkan penggunaan gadget mereka untuk hal-hal yang bermanfaat.

BACA JUGA  Tiga Tim Voli Pantai Kaltim Melangkah ke PON XXI Aceh-Sumatera Utara

“Apakah kita siap menjadi ibukota? Apakah kita hanya menjadi pelaku? Ikut ambil bagian? Atau hanya menonton?” katanya. “Kalau mau jadi pelaku, kalau kata para ahli, pemuda itu harus adaptif dengan situasi dan kondisi,” sambungnya.

Namun, Arief Rahman Hakim juga mengungkapkan kecemasannya terkait euforia pembangunan IKN di Penajam Paser Utara. Ia mempertanyakan kesiapan pemuda lokal, terutama di seluruh kabupaten/kota, untuk bersaing dan berperan di sana. Pertanyaannya adalah, apakah mereka hanya akan menjadi penonton atau aktor utama dalam proses ini?

Arief Rahman Hakim menekankan bahwa pemuda harus bersiap adaptif dengan situasi dan kondisi, serta menjadi bagian aktif dalam pembangunan IKN. Menurutnya, pembangunan IKN memerlukan dukungan penuh dari pemuda di Kalimantan Timur, dan mereka harus lebih dari sekadar penonton.

BACA JUGA  Pembangunan Dua Rumah Sakit Swasta di IKN Nusantara Disambut Dengan Antusiasme

Selain itu, Arief Rahman Hakim menjelaskan bahwa KNPI merupakan wadah organisasi kepemudaan di semua level, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota, hingga provinsi dan nasional. Dia meyakinkan bahwa, meskipun ada dinamika nasional seputar KNPI, hal ini tidak terlalu berpengaruh terhadap KNPI di Kalimantan Timur.

Arief Rahman Hakim menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa hampir semua elemen di Kalimantan Timur saat ini berkaitan dengan IKN. Semua elemen masyarakat, termasuk pemuda, harus melihat, mengkritisi, dan mengawal proses ini. Keputusan menjadikan Kaltim sebagai IKN adalah suatu kehormatan, tetapi juga membawa sejumlah tantangan yang perlu dihadapi bersama.

“Ditunjuknya Kaltim sebagai IKN harus kita syukuri dan banggakan, Tetapi disitu juga ada tantangan,” ujarnya. (adv)

Facebook Comments Box

  Yuk gabung ke Chanel WhatsApp Beranda.co!

spot_img

Baca Juga

Artikel Terkait

google-site-verification=2BD9weAnZwEeg5aPSMuk5688uWcb6MUgj2-ZBLtOHog