BERANDA.CO, Samarinda – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Samarinda memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja. Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan 29 Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Selasa (22/7/2025).
Mengusung tema “Penguatan Sinergi SMK dan DUDI untuk Mencetak Lulusan Unggul, Kompeten dan Siap Bersaing di Dunia Kerja”, acara berlangsung di aula SMKN 1 Samarinda dengan dihadiri perwakilan industri, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kaltim.
Dorong Lulusan Siap Kerja
Kepala SMKN 1 Samarinda, Agus Tridojo, menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan dunia industri.
“Kerja sama ini penting agar siswa dan guru kami tidak hanya mendapatkan teori di sekolah, tetapi juga pengalaman langsung sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Agus menjelaskan, kerja sama dengan DUDI telah rutin dilakukan sesuai kompetensi jurusan masing-masing. MoU ini mencakup hak dan kewajiban kedua belah pihak dengan masa berlaku bervariasi, mulai satu hingga lima tahun.
“Total ada 29 kerja sama yang kami lakukan tahun ini. Tahun sebelumnya ada yang 23, ada yang 30. Kalau masa berlakunya habis, segera kami perbarui,” tambah Agus.
Dukungan Pemprov Kaltim
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Kaltim, Surasa, mengapresiasi langkah SMKN 1 Samarinda.
“Ini yang diharapkan pemerintah. Dunia usaha dan industri harus punya peran strategis terhadap pendidikan vokasi di daerah,” katanya.
Menurut Surasa, penandatanganan MoU ini baru tahap awal. Tahap berikutnya adalah penyelarasan kurikulum bersama industri dan program magang bagi siswa.
“Biasanya praktik industri dilakukan pada semester 4 atau 5 selama 3–6 bulan. Setelah lulus, siswa akan mendapat sertifikasi bersama industri sehingga siap langsung bekerja,” jelasnya.
Surasa juga berharap program ini menginspirasi sekolah lain di Kaltim. Berdasarkan data, sekitar 50% lulusan SMK di Kaltim bekerja di industri, 30% melanjutkan pendidikan tinggi, dan sisanya berwirausaha.
Kurangi Pengangguran
Apresiasi juga datang dari Kepala Seksi Bina Informasi Bursa Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kaltim, Ridwan.
“Kerja sama ini sangat baik karena membantu siswa mendapatkan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.
Ridwan berharap kerja sama antara SMK dan dunia industri terus berlanjut setiap tahun. “Jangan sampai berhenti di sini saja. Harapan saya, setiap tahun ada kerja sama dengan dunia usaha,” pungkasnya. (red)


