BERANDA.CO, Bontang – Industri saat ini tidak hanya membutuhkan kompetensi hard skills, tetapi juga semakin menekankan pada kompetensi soft skills. Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pemasaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang, Suryani, mengungkapkan bahwa perubahan di dunia industri membawa dampak pada dunia kerja dan mendorong transformasi ketenagakerjaan.
“Kami terus melakukan perubahan dan penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan peserta dari generasi milenial ke generasi Z, yang membawa perubahan karakteristik tenaga kerja,” kata Suryani. Tantangan yang dihadapi UPTD BLKI Kota Bontang termasuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan di era industri 4.0 dan industri 5.0.
Lulusan UPTD BLKI Kota Bontang diharapkan memiliki kompetensi tidak hanya dalam hard skills, tetapi juga dalam soft skills. Penelitian menunjukkan bahwa kesuksesan karir seseorang banyak ditentukan oleh soft skills. “Pelatihan BLKI harus lebih memperhatikan kebutuhan peningkatan soft skills lulusannya agar dapat memenuhi tuntutan dunia usaha dan industri di era industri 4.0,” jelasnya.
Program pelatihan di UPTD BLKI Kota Bontang diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM, produktivitas perusahaan, dan mengurangi angka pengangguran di Kota Taman. “Pelatihan kerja bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pekerja agar mereka lebih produktif dan kompetitif di pasar kerja,” tambahnya.
Suryani juga menargetkan menghasilkan alumni yang kompeten dari segi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan etos kerja. Pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD BLKI Kota Bontang bertujuan mewujudkan tempat yang mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan ketenagakerjaan. (adv)
